Mengenal Aglonema Suksom Jaipong dan Panduan Merawatnya agar Merah Merona

Ilustrasi aglonema suksom jaipong (Foto Istimewa)

Editor: Tanti Malasari - Rabu, 3 Agustus 2022 | 12:15 WIB

Sariagri - Aglaonema suksom jaipong adalah salah satu jenis tanaman aglonema yang memiliki banyak peminatnya di Indonesia. Bahkan aglonema ini menjadi tanaman hias primadona di kala pandemi.

Pada dasarnya, suksom jaipong ini sebenarnya merupakan salah satu tanaman hybrid dari aglaonema Cochinchinense. Karakteristiknya adalah memiliki daun yang tumbuh menumpuk dan bergerombol rapi simetris. Harga aglonema suksom jaipong sendiri ditaksir mulai dari Rp250 ribu hingga Rp1 juta.

Spesfikasi Aglonema Suksom Jaipong

Diantara semua jenis aglonema, bunga aglonema suksom jaipong memiliki ciri khasnya tersendiri. Seluruh permukaan daun memiliki warna merah muda sampai merah merona, sedangkan pada bagian pinggirnya berwarna hijau tua. Hal ini membuat penampilannya lebih nyentrik dan memikat mata ketimbang jenis lainnya.

Selain itu karakteristik dari aglaonema ini, karena tampilannya yang menarik perhatian dan sangat luwes. Tak heran bila banyak pecinta tanaman hias yang rela berburu demi mendapatkan tanaman suksom jaipong ini.

Cara merawat

Jika Sobat Agri tertarik untuk memeliharanya, maka perlu diketahui beberapa faktor yang membuat aglonema ini tumbuh subur dan menghasilkan daun yang merah merona. Pada dasarnya, perawatan suksom jaipong tidak terlalu merepotkan seperti tanaman lainnya. Berikut ini penjelasan lengkapnya.

1. Penggunaan media tanam

Pemilihan media tanam aglonema suksom jaipong menjadi faktor wajib yang perlu dipenuhi agar pertumbuhannya menjadi baik. Pasalnya, aglonema ini menyukai media yang lembab namun tidak basah. Oleh karena itu gunakan media tanam yang tepat dan sesuai. Kamu bisa mengkombinasikan sekam, pupuk kandang, serta kompos dengan perbandingan 1:2:1.

2. Pemilihan lokasi aglonema

Tanaman aglonema memerlukan cahaya matahari untuk berfotosintesis. Namun, jika terpapar sinar matahari langsung dan dalam waktu yang lama, maka bisa membuat daunnya menguning, layu dan cepat mati.

Hal ini dikarenakan aglonema ini sangat rentan terhadap sinar matahari dan cuaca panas. Oleh karena itu Sobat Agri disarankan untuk tidak meletakkannya di tempat yang panas. Kamu bisa meletakkan tanaman atau pot di bawah pohon yang rindang, agar sinar matahari tetap masuk dan lingkungan tetap sejuk.

3. Penyiraman secara rutin

Karakteristik aglaonema suksom merah suka dengan tempat yang lembap, sejuk, serta tidak suka air menggenang. Oleh karena itu, Sobat Agri hanya perlu menyiram aglonema ini saat media tanamnya dalam keadaan kering.

Siramlah suksom jaipong secukupnya di bagian atas media tanamnya atau sekitaran batangnya setiap 2 hari sekali atau 3 hari sekali. Sebab jika media tanamnya masih lembap apalagi terlalu basah, maka akan membuat bagian bawah media tanam terlalu basah, sehingga aglonema akan mudah sakit dan rentan terkena jamur.

4. Pemupukan

Selain penyiraman, aglonema suksom jaipong juga perlu diberikan larutan pupuk growmore. Hal ini bertujuan agar daun, batang, dan akar aglonema suksom jaipong tumbuh menjadi subur.

Pupuk ini juga membuat daun suksom jaipong menjadi merah merona. Caranya mudah, yaitu dengan melarutkan 2 gram pupuk growmore dengan 1 liter air. Lalu siramkan larutan pupuk ini ke media tanam dan dekat dengan bagian akar atau bonggol.

Tak lupa juga bagian batang aglonema juga perlu disiramkan namun jangan berlebihan. Selain menjadikan warnanya semakin menor, pupuk ini juga bisa mempercepat penyerapan. Lakukan rutin setiap 2 minggu sekali.

5. Penggunaan larutan vitamin B1

Selain pemupukan, aglonema juga membutuhkan asupan nutrisi vitamin B1 khusus tanaman. Pemberian vitamin B1 bertujuan untuk memicu daun suksom jaipong segar terus, dan daun mudanya lebih cepat keluar.

Lakukan penyemprotan larutan ini setiap pagi, sebelum terkena sinar matahari pagi. Cara membuat larutan ini yaitu dengan memasukkan 2-3 tetes vitamin ke dalam 1 liter air ke dalam botol semprot.

Semprotkan ke belakang daun sebab letak stomata ada di bagian belakang daun. vitamin B1 ke bagian depan daun aglonema suksom jaipong.

Baca Juga: Mengenal Aglonema Suksom Jaipong dan Panduan Merawatnya agar Merah Merona
Spesifikasi Aglonema Sultan Brunei dan Cara Mudah Merawatnya

6. Pemberian rapid root

Selanjutnya adalah pemberian rapid root. Berikan rapid root setidaknya tiga minggu sekali. Hal ini bertujuan agar akar-akar mudanya muncul. Pasalnya akar-akar yang sudah tua tidak akan optimal untuk menyerap nutrisi dari media tanam. Namun sebelum menyiramnya, pastikan kamu membaca aturan pakainya, agar sesuai dengan takaran.

7. Pemberian antracol

Terakhir adalah pemberian antracol. Berikan antracol atau produk fungisida setiap sebulan sekali, dengan takaran secukupnya sesuai anjuran yang tertera di kemasannya. Antracol ini memiliki manfaat penting untuk mencegah tanaman agar tidak terkena jamur, terutama saat musim hujan.

Video Terkait