Ilmuwan Sebut Tanaman Vanila Beri Keuntungan Ekonomi dan Ekologi

Ilustrasi - Tanaman vanila.(Wikimedia)

Editor: Putri - Kamis, 4 Agustus 2022 | 05:00 WIB

Sariagri - Upaya merestorasi lahan pertanian yang terlantar bisa dilakukan dengan beberapa cara. Salah satu yang diusulkan para peneliti adalah penanaman tanaman vanila karena memiliki nilai ekonomi dan ekologi yang penting.

Vanila adalah salah satu jenis tanaman rempah-rempah yang diperdagangkan di seluruh dunia. Selain untuk kebutuhan makanan dan minuman, rempah vanilla juga digunakan untuk industri kosmetik. Lebih dari itu, tanaman vanila menurut ahli ternyata berperan penting bagi terciptanya keanekaragaman hayati.

Mengutip Anthropocene Magazine, sebuah studi yang dilakukan sejak 2017 di Madagaskar, para peneliti menemukan bahwa budidaya vanila di lahan yang semula terlantar bisa mendatangkan spesies lain sehingga memperkaya keanekaragaman hayati.

Menurut para peneliti, tanaman merambat ini menyediakan naungan baru yang cukup bagi banyak spesies untuk berkembang biak. Bahkan, tanaman vanila di lahan pertanian menyediakan kanopi yang sama besarnya dengan kanopi hutan tertutup yang relatif gelap, kata para peneliti.

Untuk beberapa spesies yang tinggal di kawasan budidaya vanila, kanopi hutan adalah surga. Bahkan perkebunan vanila di lahan yang sebelumnya dibuka untuk menanam tanaman lain menawarkan tutupan pohon yang cukup untuk menarik lebih banyak spesies daripada lahan yang dibiarkan kosong.

Para peneliti juga menemukan, pertanian vanila adalah rumah bagi 12 persen lebih banyak spesies secara keseluruhan dan 38 persen lebih banyak spesies yang hanya ditemukan wilayah penelitian tersebut.

Melihat hasil temuan ini, para peneliti mengatakan bahwa pertanian vanila baik untuk terus dikembangkan. Petani dapat menanam lebih banyak tanaman merambat ini dan memanen lebih banyak buah vanila tanpa mengurangi jumlah spesies yang ada.

Baca Juga: Ilmuwan Sebut Tanaman Vanila Beri Keuntungan Ekonomi dan Ekologi
Banjir Kalsel Rusak Ratusan Ribu Hektare Lahan Pertanian di 12 Kabupaten



"Mempromosikan budidaya vanila di lahan terlantar sangat penting secara ekologis dan ekonomis," kata Ingo Grass, ahli ekologi di University of Hohenheim yang ikut serta dalam penelitian tersebut.

"Studi ini menggambarkan kemungkinan untuk mempromosikan dan melestarikan keanekaragaman hayati di luar kawasan lindung," tambahnya. 

Aroma manis vanila memang cukup menjanjikan, meski harganya kadang fluktuatif. Indonesia sendiri adalah salah satu pengekspor vanila yang cukup besar.

Video Terkait