Mengenal Aglonema Legacy dan Tips Merawatnya, Yuk Simak Langkah-langkahnya!

Ilustrasi aglonema legacy putih (Foto Istimewa)

Editor: Tanti Malasari - Kamis, 4 Agustus 2022 | 13:45 WIB

Sariagri - Popularitas tanaman hias aglonema seakan tak pernah surut. Tidak hanya aglonema yang langka, tetapi juga yang mutasi, seperti misalnya aglonema legacy mutasi. Terhitung sejak pandemi, minat masyarakat Indonesia terhadap tanaman hias semakin meluas.

Pasalnya penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) kala itu, membuat berbagai aktivitas seperti bekerja dan sekolah semakin terbatas. Hal ini membuat banyak orang memilih menyibukkan diri dengan bercocok tanam, mulai dari sayur-sayuran sampai tanaman hias seperti jenis aglonema.

Spesifikasi aglonema legacy mutasi

Aglonema mutasi ini merupakan tanaman yang memiliki perubahan warna dan corak. Biasanya perubahan ini terjadi pada beberapa daun dan juga anakan dari aglonema itu sendiri. Mutasi paling sering dijumpai dari tanaman yang diperbanyak menggunakan cara kultur jaringan

Dahulu, aglonema ini umumnya berwarna kuning bercorak batik, tapi selanjutnya ada varian dengan daun yang identik warna hijau makanya disebut aglonema legacy hijau. Selain hijau, ada juga mutasi lain yang menghasilkan varian daun berwarna putih, sehingga dikenal dengan nama aglonema legacy putih.

Menurut Bapak Aglonema, Gregori Garnadi Hambali, mengatakan kalau perubahan sosok pada aglaonema bisa dengan mudah terjadi. Alasannya adalah jumping gen atau perubahan susunan gen DNA.

Beberapa faktor yang diyakini dapat mempengaruhi perubahan susunan gen DNA ini adalah lingkungan ekstrem, pemberian hormon tertentu atau tingginya variasi genetik akibat sering dilakukan persilangan. Selain itu perbanyakan terlalu tinggi juga dapat memicu perubahan wujud aglaonema.

Ciri-ciri legacy mutasi

Tanaman mutasi ini dapat dikenali dari bentuknya yang menawan. Salah satu ciri khas yang dimiliki aglonema ini, yaitu memiliki tulang dan urat daun yang berwarna merah. Sementara batangnya warna putih semu pink.

Ada hal yang menjadi keunikan tersendiri dari aglonema ini. Sebab aglonema mutasi ini memiliki warna yang tidak dominan. Hampir bisa dipastikan semua aglonema yang bermutasi memiliki corak berupa bercak-bercak yang beragam, baik itu berwarna hijau, putih, dan juga kuning.

Dibandingkan dengan jenis aglonema lainnya, ukuran legacy mutasi tergolong sedang, tidak besar atau kecil. Selain ini, aglonema jenis ini juga memiliki bentuk daun yang cenderung oval dengan ujungnya yang meruncing.

Keunikan yang menawan inilah yang membuat aglonema legacy dilirik dan memiliki pasarannya tersendiri.

Harga aglonema legacy

Tanaman yang juga dikenal dengan sebutan “Si Ratu Daun” ini, memiliki banyak spesies yang tumbuh di Indonesia. Beberapa diantaranya yang langka dan bermutasi menjadi yang paling banyak dicari.

Hingga awal tahun 2022 saja, aglonema ini masih termasuk jenis tanaman hias yang masih banyak dicari. Syukurnya, tanaman hias ini banyak dibudidayakan, sehingga penggemarnya tidak terlalu sulit untuk mendapatkannya.

Penggemar legacy mutasi bisa membeli pohon ini baik di toko online maupun pedagang tanaman keliling.

Harga aglonema ini bisa dikatakan cukup tinggi. Rata-rata untuk ukuran bibitnya saja, aglonema legacy biasa dibandrol dengan harga Rp75 ribu. Sementara untuk yang dewasa dan memiliki daun rimbun bisa mencapai Rp200 ribu ke atas.

Tips mudah merawat aglonema mutasi

1. Jauhkan paparan sinar matahari langsung

Sebagai informasi, legacy mutasi termasuk tanaman yang kurang kuat terhadap cuaca panas. Meski tetap membutuhkan cahaya matahari, namun alangkah baiknya jika kamu meletakkannya ditempat yang teduh.

2. Hindari suhu terlalu dingin

Mengutip Plant Care Today, aglonema tidak bisa bertahan hidup di suhu udara rendah atau di bawah 16 derajat Celcius. Oleh sebab itu, usahakan agar aglonema terhindar dari suhu yang terlalu dingin dan mendapatkan kelembapan udara yang tepat.

3. Jangan disiram terlalu sering

Aglonema memang menyukai media tanam yang lembab, namun bukan berarti kamu harus menyiramnya setiap hari. Media tanam yang kering akan membuat aglonema tidak segar.

Sementara jika terlalu basah, maka akar tanaman akan membusuk. Cukup lakukan penyiraman 2-3 kali dalam seminggu. Namun jika musim hujan tiba, kamu cukup menyiramnya 1-2 kali saja.

Baca Juga: Mengenal Aglonema Legacy dan Tips Merawatnya, Yuk Simak Langkah-langkahnya!
Spesifikasi Aglonema Heng Heng dan Tips Merawat agar Daunnya Kinclong

4. Pemberian pupuk

Tanaman membutuhkan pupuk sebagai nutrisi dan tambahan vitamin bagi tanaman. Kamu bisa menggunakan pupuk alami seperti pupuk kompos untuk aglonema. Selain itu, pemberian pupuk berlebih juga dihindari karena dapat mengganggu proses pertumbuhannya.

5. Rutin membasmi hama

Sama halnya dengan tanaman lainnya, hama bisa mengganggu kesuburan tanaman legacy mutasi. Oleh karena itu, kamu harus memastikan kondisi daun dan batang aglonema terbebas dari hama, seperti laba-laba, kutu, tungau, hingga ulat bulu dengan menyemprotkan sedikit pestisida.

Video Terkait