Mengenal Aglonema Widuri, Miliki Ciri Khas Dauh Merah yang Cantik Memukau

Ilustrasi aglonema widuri (Foto Istimewa)

Editor: Tanti Malasari - Jumat, 5 Agustus 2022 | 12:45 WIB

Sariagri - Semakin kesini, semakin banyak jenis tanaman hias yang menarik untuk dipelihara. Tak terkecuali aglaonema atau aglonema widuri. Penampilan tanaman yang satu ini sangat cantik dan begitu memukau.

Namun pada dasarnya aglonema ini sudah lama ada dan masih populer hingga saat ini. Bahkan harganya pun cenderung bertahan di angka ratusan ribu. Terdengar mahal memang, tetapi harga tersebut tentu sebanding dengan keindahan yang didapatkan.

Spesifikasi aglonema widuri

Secara umum, aglonema ini memiliki bentuk daun yang besar, tebal, lonjong namun cenderung bulat. Susunan stang daun kompak dengan stang daun pendek.

Sebenarnya permukaan dasar daun aglonema ini berwarna hijau dan putih. Namun semakin bertambah usia, semburat warna merah mulai bermunculan. Hal inilah yang menjadi ciri-ciri khusus dari tanaman hias ini.

Hanya saja, terkadang susunan warnanya tidak teratur. Aglonema ini juga memiliki motif batik dengan perpaduan warna hijau, merah dan kuning.

Namun semakin merah dan cerah warna daun widuri, maka harga yang ditawarkan pun akan semakin mahal.

Jenis Aglonema Widuri

Ada beberapa jenis aglaonema widuri yang bisa kamu pilih untuk menjadi tanaman hias di rumahmu. Jenis ini bisa dibedakan antara widuri mutasi dan aglonema widuri lokal.

1. Aglaonema widuri merah

Sekilas aglonema ini mirip dengan yang lainnya, yang sangat khas dengan warna merah yang ada di permukaan daun. Namun jika diperhatikan corak dan warna merah yang ada di daun, relatif lebih dominan.

2. Aglonema widuri tulang merah

Sesuai namanya, aglonema ini memiliki corak dengan aksen berwarna merah di seluruh permukaan daun yang menyerupai gambar tulang. Penampilannya ini tentu sangat menarik perhatian untuk dikoleksi.

3. Aglonema widuri putih

Aglonema yang satu ini mempunyai daun dengan kombinasi warna putih dan hijau. Meski tidak ada aksen berwarna merah, ternyata ini merupakan salah satu jenis mutasi yang sangat langka loh.

4. Aglaonema widuri lilin

Mungkin terdengar aneh, namun faktanya aglonema ini memang terbilang unik jika dibandingkan dengan widuri jenis lain. Pasalnya bentuk aglonema ini benar-benar terlihat seperti tetesan lilin.

5. Aglonema widuri hijau

Berdasarkan namanya, aglonema ini memang memiliki daun yang didominasi dengan warna hijau dibandingkan dengan warna merahnya. Perpaduan kedua warna ini begitu anggun dan sangat memanjakan mata.

6. Aglonema black widuri

Ada salah satu jenis mutasi dari jenis aglonema, yang dikenal dengan nama aglonema black widuri. Aglonema ini memiliki corak warna yang agak kehitam hitaman namun tidak meninggalkan warna hijau pada daunnya.

Cara merawatnya

Bagi Sobat Agri para pecinta tanaman hias yang masih pemula, bunga aglonema ini bisa menjadi pilihan untuk dipelihara. Pasalnya aglaonema ini dikenal lebih tahan terhadap cuaca panas dan tergolong relatif cepat pertumbuhannya, sehingga memudahkan kamu untuk merawatnya.

Apalagi suhu di Indonesia sangat sesuai dengan habitat asli aglonema. Kamu bisa menanam aglonema ini di rumah dan meletakkannya di dalam ruangan. Pasalnya meski aglonema ini sangat mentolerir cahaya rendah dengan baik.

Bahkan tanaman ini bisa dikatakan tidak membutuhkan cahaya alami untuk berkembang. Ia dapat tumbuh dengan baik meski ditempatkan pada sudut ruangan hanya dengan tambahan lampu neon.

Untuk penyiraman, kamu tidak perlu menyiramnya setiap hari. Cukup siram ketika media tanamnya dalam kondisi kering agar akar aglonema tidak mudah busuk.

Meski tanpa pemberian pupuk, aglonema ini dapat tumbuh namun alangkah baiknya jika pemberian pupuk tetap diberikan agar lebih optimal.

Baca Juga: Mengenal Aglonema Widuri, Miliki Ciri Khas Dauh Merah yang Cantik Memukau
Mengenal Aglonema Legacy dan Tips Merawatnya, Yuk Simak Langkah-langkahnya!

Namun penyakit ini jarang terjadi dan biasanya menyerang pada daun yang sudah tua. Penanganannya cukup disemprotkan fungisida atau bakterisida pada daerah yang terkena penyakit. Dan untuk pencegahan bisa disemprotkan secara periodikal setiap satu bulan sekali.

Penyakit yang biasanya menyerang aglonema ini relatif sama dengan penyakit aglaonema lainnya yaitu jamur atau virus pada permukaan daun.

Video Terkait