Saking Tingginya Kandungan Asam, Buah Umeboshi Bisa Tembus Kotak Alumunium

Ilustrasi buah umeboshi (Wikimedia)

Penulis: Rashif Usman, Editor: Tatang Adhiwidharta - Jumat, 5 Agustus 2022 | 21:00 WIB

Sariagri - Ada berbagai macam buah yang memiliki rasa asam, salah satunya yang sudah banyak dikenal adalah jeruk. Namun ternyata ada buah yang memiliki rasa paling asam di antara semua buah yang ada. Bahkan saking tingginya kandungan asam yang dimiliki, buah yang bernama umeboshi ini bisa menembus sebuah kotak alumunium, lho.

Umeboshi dikenal sebagai salah satu makanan paling asam di dunia. Pasalnya buah saat ini memiliki tingkat asam sitrat (citric acid) yang sangat tinggi. Buah ini paling banyak ditemukan di wilayah Wakayama, Jepang.

Mengenal Buah Umeboshi

Buah yang juga terkneal dengan nama japanese salt plums atau pickled plums ini umumnya tidak dikonsumsi secara langsung. Tetapi biasanya diolah dengan cara dikeringkan dan selanjutnya dimakan bersama nasi kepal, khas Jepang. Tak hanya itu, umeboshi juga kerap disajikan bersama onigiri.

Mengutip dari berbagai sumber, saking tingginya kandungan asam, pada tahun 1960 buah umeboshi ditemukan berhasil menembus kotak makan berbahan alumunium.

Manfaat Buah Umeboshi

Asam sitrat yang terkandung dalam buah ini dipercaya mampu meningkatkan nafsu makan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, memperlancar sirkulasi bahkan membuat risiko tertular flu menjadi rendah. Tak hanya itu, buah umeboshi juga dapat membatasi aktivitas bakteri pylori penyebab utama dari tukak lambung dan kanker perut.

Baca Juga: Saking Tingginya Kandungan Asam, Buah Umeboshi Bisa Tembus Kotak Alumunium
Terbayang Angka dalam Mimpi, Penjual Buah Ini Menang Lotere Rp30 Miliar

Selain punya kandungan asam sitrat, buah satu ini juga memiliki senyawa polifenol yang dianggap mampu mengurangi risiko diabetes, menurunkan tekanan darah, mencegah pengerasan arteri dan meningkatkan penyerapan kalsium.

Meski punya kandungan asam yang tinggi, Umeboshi telah dikonsumsi masyarakat Jepang selama berabad-abad. Ketika Zaman Heian (794–1185) orang-orang menggunakan umeboshi sebagai obat. Sementara itu, pada Zaman Sengoku (1467–1568), aera di mana konflik militer terjadi di antara para panglima perang, ramuan umeboshi dengan tepung beras dan sebuah permen yang dikenal dengan nama umeboshi-gan menjadi makanan berharga bagi para samurai.

Video Terkait