Simak Yuk! Cara Merawat Kaktus Batu Hidup Supaya Berumur Panjang

Ilustrasi kaktus batu hidup. (pixabay)

Editor: Dera - Rabu, 10 Agustus 2022 | 14:30 WIB

Sariagri -  Kaktus batu hidup (Lithops spp.) dikenal juga dengan nama kaktus kerikil atau tanaman sukulen kecil cantik dan unik. Penampakannya seperti bebatuan kecil di habitat asli mereka di Afrika.

Tanaman ini tumbuh dengan posisi batang dalam tanah dan tumbuh sangat lambat. Di negara empat musim kaktus batu hidup paling baik ditanam di musim semi atau musim gugur.

Sementara di habitat aslinya yang beriklim panas, kaktus batu hidup tidak tumbuh aktif selama musim panas atau musim dingin.

Secara morfologis, kaktus batu hidup umumnya terdiri dari sepasang daun tebal dengan sedikit batang di atas tanah. Di bawah tanah terdapat batang dan akar yang cukup panjang.

Satu set daun baru biasanya akan muncul di musim semi, kemudian daun yang sudah tua mengering dan rontok. Semua spesies kaktus batu hidup memiliki bunga seperti bunga aster yang sangat harum, bunga ini biasanya muncul di antara daun di musim gugur atau musim dingin.

Perawatan kaktus batu hidup

Perawatan kaktus batu hidup terbilang cukup mudah, namun perlu lingkungan khusus yang harus dipenuhi agar tumbuh dengan baik. Berikut cara menanam dan perawatan rutin tanaman kaktus batu hidup yang harus diperhatikan seperti dikutip the spruce.

Cahaya

Seperti kebanyakan tanaman kaktus yang perlu cahaya penuh, kaktus batu hidup juga memerlukan cahaya sebanyak mungkin, minimal 6 jam sehari. Cahaya matahari yang kurang dapat mengakibatkan daun memanjang dan warna menjadi pudar.

Kondisi tanah

Kaktus batu hidup menyukai tanah berpasir dengan banyak drainase. Campuran tanah dan pasir dalam pot dengan beberapa lubang di bagian bawah sangat ideal untuk batu hidup.Tidak lupa untuk menambahkan batu kerikil di lapisan dasar untuk mencegah air menggenang di sekitar akar tanaman.

Penyiraman

Kaktus batu hidup harus disiram sesuai musim dan curah hujan yang mereka dapatkan di habitat aslinya. Jangan menyiramnya ketika tanaman tidak aktif atau selama musim dingin karena akan menyebabkan busuk akar.

Begitu daun baru mulai terbentuk di musim semi, sirami setiap kali tanah mengering yang cukup untuk membuatnya sedikit lembab.

Pupuk

Tanaman ini hidup secara alami di tanah yang buruk dan bukan tanaman rakus nutrisi, jadi tidak perlu menggunakan pupuk khusus untuk spesies ini.

Perkembangbiakan

Batu hidup secara alami berkembang biak dengan menumbuhkan tanaman baru sendiri dalam wadah yang sama. Setelah tunas tanaman baru tumbuh, dapat dilakukan pemisahan secara manual lalu tanam di pot terpisah. Proses ini harus diselesaikan pada musim semi ketika tanaman aktif tumbuh.

Meskipun batang kaktus jenis ini hanya tumbuh sekitar satu 2,5 cm di atas tanah, sediakan pot dengan kedalaman sekitar 15 cm. Sebab tanaman ini memiliki akar tunggang panjang yang merentang jauh ke dalam tanah.

Pot juga harus memiliki lubang drainase yang cukup. Pot tanah liat tanpa glasir sangat ideal, karena memungkinkan kelebihan air menguap melalui dindingnya.

Hama tanaman

Kaktus batu hidup cukup rentan terhadap beberapa jenis hama tanaman seperti hama spider mites, kutu daun, hama thrips dan kutu putih paling sering menyerang tanaman ini.

Baca Juga: Simak Yuk! Cara Merawat Kaktus Batu Hidup Supaya Berumur Panjang
Tips dan Trik Menanam Kaktus di Dalam Ruangan

Untuk mengobati serangan spider mites, campurkan alkohol dan air dalam jumlah yang sama dan semprotkan pada tanaman. Sementara hama lain pada batu hidup dapat diobati dengan sabun insektisida.

Kaktus batu hidup adalah tumbuhan sukulen yang sangat mudah ditanam. Sebagai tanaman berumur sangat panjang, kaktus batu hidup bisa bertahan hingga 50 tahun tentunya dengan perawatan dan kondisi pertumbuhan yang tepat.