Jangan Sepelekan! Ini Penyebab Tanaman Hias Jadi Mudah Layu dan Cepat Mati

Ilustrasi Tanaman Hias (Unsplash)

Penulis: Triana, Editor: Tanti Malasari - Jumat, 12 Agustus 2022 | 09:30 WIB

Sariagri - Berbicara soal tanaman hias, pada dasarnya mereka dihadirkan untuk membuat pekarangan atau halaman rumah menjadi cantik. Banyak sekali jenis tanaman hias yang bisa kamu pilih untuk menghiasi rumah.

Sayangnya, terkadang tanaman hias yang kita pelihara sangat mudah layu dan mati. Padahal secara perawatan, kita sudah melakukannya dengan benar.

Sebenarnya, tanaman bisa menjadi layu disebabkan karena sel-selnya kehilangan kekakuannya dan tidak dapat menjaga tanaman tetap tegak. Dalam kondisi ini, tanaman akan menjadi sangat rentan dan lemah. Bahkan dalam beberapa hari ke depan, mereka bisa saja langsung mati.

Agar hal ini tidak terjadi pada tanamanmu, ada baiknya kamu perlu mengetahui terlebih dahulu penyebab tanaman hias mudah layu dan mati. Dilansir dari beragam sumber, simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

Penyebab tanaman menjadi layu dan cepat mati

1. Tanaman Terkena Penyakit dan Hama

Penyakit dan hama memang kerap menjadi permasalahan yang umum terjadi. Hama suka menggali di bagian batang dan memakan dedaunan. Sementara penyakit disebabkan oleh jamur dan bakteri patogen yang menyerang jaringan transportasi tanaman.

Jika tidak segera diatasi, maka patogen akan berkembang biak dan menyumbat jaringan pembuluh darah, sehingga tanaman akan sulit mendapatkan nutrisi, air, dan mengirim makanan yang diproduksi kembali ke mahkota.

2. Tanaman Kekurangan Nutrisi

Kamu perlu diperhatikan nutrisi pada tanaman, jika tidak, maka kondisi tanah akan kekurangan unsur hara. Kamu bisa menambahkan pupuk untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan menggantikan unsur yang hilang dari tanah.

Disarankan agar kamu menggunakan pupuk organik karena kualitasnya sangat baik untuk jangka panjang pada tanaman dan tanah. Namun, kamu juga perlu menakar pupuknya karena kelebihan pupuk juga tidak baik untuk pertumbuhan tanaman.

3. Tanaman Kelebihan Air

Air memang sangat diperlukan untuk proses fotosintesis. Tetapi, jika kelebihan air juga tidak baik untuk tumbuhan. Kelebihan air yang tidak diimbangi dengan drainase yang baik akan menyebabkan masalah pada akar tanaman.

Jika tanaman kelebihan air, maka bagian akarnya akan sulit menyerap air karena tidak memiliki oksigen yang mereka butuhkan untuk penyerapan.

Akhirnya, akar terkena penyakit, seperti busuk akar dan jamur. Busuk akar akan menyebabkan tanaman menjadi layu karena fungsi akar yang tidak bekerja secara optimal.

4. Tanaman Kekurangan Air

Sebaliknya dari poin sebelumnya. Jika tanaman kekurangan air, maka proses fotosintesis tanaman akan terganggu. Apalagi jika tanaman itu dibudidayakan di dalam pot.

Baca Juga: Jangan Sepelekan! Ini Penyebab Tanaman Hias Jadi Mudah Layu dan Cepat Mati
Epipremnum sp Bali Hanoman, Tanaman Primadona asal Bali yang Punya Harga Fantastis

Tanaman hias dalam pot memiliki volume tanah yang lebih sedikit daripada tanaman di dalam lahan tanah, sehingga menjadi lebih cepat kering dan perlu sering disirami. Selain itu, pada cuaca yang terik, tanaman juga membutuhkan penyiraman lebih sering.

5. Tanama Terpengaruh Suhu Ekstrim

Suhu ekstrim dapat menyebabkan tanaman menjadi stres. Pasalnya, kebanyakan tanaman hias berasal dari daerah tropis. Suhu di luar kisaran daerah tropis dapat menyebabkan kerusakan pada daun, batang, hingga akar tanaman jika terpapar dalam suhu yang lama.

Video Terkait