Curah Hujan Tinggi, Petani Durian di Lombok Barat Terancam Gagal Panen

Suasana Bukit Dusun Bunut Boyot, Desa Bengkaung yang ditanami pohon durian. (SariAgri/Yongki)

Editor: Dera - Jumat, 9 September 2022 | 14:30 WIB

Sariagri - Sariagri - Sejumlah petani kebun di wilayah perbukitan Dusun Bunut Boyot, Desa Bengkaung, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat mulai khawatir dengan perubahan cuaca begitu cepat yang sudah memasuki musim penghujan. Hampir setiap hari, kawasan dataran tinggi itu diguyur hujan.

Menurut Sabirin, salah seorang petani di Dusun Bunut Boyot, para petani di daerahnya mulai dibayangi gagal panen, pasalnya curah hujan yang tinggi kerap menyebabkan bunga dan buah durian yang masih muda rontok.

"Sekarang sudah berbunga semua, semoga hujannya tidak turun secara terus menurus, sebab nanti akan mudah rusak buahnya," Kata Sabirin kepada Sariagri, Jumat, (9/9/2022).

Diakui Sabirin, hasil panen tahun ini sangat diharapkan bisa melimpah, sebab sudah dua tahun pohon durian miliknya tidak pernah berhasil berbuah, karena tingginya intensitas curah hujan.

Petani Terancam Rugi Besar

Ia mengaku akan terancam rugi besar jika tidak bisa panen tahun ini. Pasalnya, tingginya intensitas curah hujan disertai angin kencang menyebabkan pohon durian mudah terserang hama dan bunga gagal menjadi buah karena sangat mudah merontok.

"Biasanya kalau yang sudah berbunga begini mudah gugur, apalagi besok kalau buah sudah mulai besar terus diguyur hujan lagi dia akan mudah rusak," terangnya. 

Hal senada juga dikatakan oleh Asjuni Iskandar, seorang petani muda yang setiap menggarap kebun durian di wilayah itu, menurutnya, pohon durian sudah dua bulan terakhir mulai berbunga lebat. Tetapi, hujan yang mulai turun disertai angin mengancam pohon duriannya gagal panen.

"Sudah dua tahun ini, buah durian di daerah ini tidak berbuah banyak seperti sebelumnya," Katanya. 

Padahal, menurut Asjuni, setiap kali musim panen tiba, pihaknya mendapatkan keuntungan besar yang bisa membantu perekonomian keluarga dan biaya pendidikan anak.

Buah durian hasil panen petani, kata Asjuni selalu menjadi rebutan para pedagang, karena banyak diburu para penikmat durian yang datang dari berbagai daerah.

"Kita bukannya sombong, setiap kali musim durian, hanya di daerah ini yang buah duriannya paling manis, dan isinya banyak, orang biasanya sampai mau naik ke atas untuk menikmati buah durian," ujar Asjuni.

Baca Juga: Curah Hujan Tinggi, Petani Durian di Lombok Barat Terancam Gagal Panen
Jaga Stabilitas Stok Cabai, Kementan Lakukan Gerdal OPT Serentak

Berbeda dengan buah durian di wilayah lain, hasil panen para petani di Bunut Boyot memang berbeda, kualitas buah duriannya lebih bagus, dengan tekstur isi durian yang manis dan legit.

Para petani berharap kondisi cuaca segera normal kembali, agar pohon durian mereka yang sudah mulai berbunga bebas dari ancaman hama dan bisa panen sesuai harapan mereka. 

"Semoga saja panen musim ini bisa sesuai harapan, agar ekonomi warga di sini bisa terbantu," pungkasnya. 

Video Terkait