Menanam Hidroponik di Lahan Sempit Manfaatkan Botol Bekas

Ilustrasi Menanam Hidroponik Menggunakan Botol Bekas (Istimewa)

Penulis: Triana, Editor: Reza P - Senin, 12 September 2022 | 15:30 WIB

Sariagri - Penggunaan botol plastik saat ini sudah banyak sekali. Alhasil, sampah dari botol plastik pun menumpuk. Permasalahan terbesarnya adalah limbah botol plastik sendiri susah sekali terurai.

Salah satu cara tepat dalam menanggulangi penanganan limbah botol plastik adalah dengan memanfaatkannya menjadi tempat media menanam hidroponik. Daripada terbuang sia-sia, lebih baik dimanfaatkan, bukan? Semua ini hanya butuh sedikit modifikasi.

Hidroponik menjadi metode menanam yang disukai karena dalam pengerjaannya, ia tidak membutuhkan lahan yang luas. Untuk kamu yang bermukim di tempat yang padat Warga juga bisa berkebun dengan cara hidroponik.

Cara yang relatif mudah, murah, hemat tenaga dan waktu ini sangat cocok untuk dilakukan. Berikut ini cara menanam hidroponik dengan botol bekas yang sudah dirangkum Sariagri.

Siapkan Botol Bekas

Langkah pertama yang perlu kamu lakukan adalah dengan menyiapkan botol-botol bekas yang ingin digunakan sebagai wadah tanaman. Setelah itu kamu bisa bersihkan botol dari segel plastik dan segala kotoran yang menempel. Lalu, potong botol menjadi dua bagian.

Potongan botol bagian atas sebagai tempat media tanam. Nantinya, potongan atas botol ini digunakan dengan cara dibalik hingga menyerupai corong. Sementara itu, bagian bawah botol akan difungsikan sebagai tempat air yang bernutrisi atau zat hara bagi tanaman.

Selanjutnya, beri lubang pada setiap botol bekas. Untuk menghubungkan kedua bagian botol yang telah dipotong tadi, kamu bisa menggunakan kain.

Namun, ada baiknya buat lubang terlebih dahulu pada tutup botol sebagai jalan lewat bagi kain, agar kain dapat menjuntai ke bawah.

Dalam metode cara menanam hidroponik dengan botol bekas ini, kain berfungsi sebagai penghubung antara nutrisi air dengan media tanam.

Siapkan Zat Hara, Bibit, dan Media Tanam

Jika botol bekas sebagai wadah menanam yang sudah selesai dibuat, tuangkan air bersih berzat unsur hara pada potongan botol bagian bawah.

Lalu, taruh botol bagian atas dengan posisi mulut botol di bawah. Pastikan agar kain masuk ke dalam air. Setelah itu masukkan bibit tanaman atau sayuran hidroponik Anda di dalamnya.

Baca Juga: Menanam Hidroponik di Lahan Sempit Manfaatkan Botol Bekas
Tips Ampuh Mengusir Hama Ulat Bulu Pada Tanaman



Hal yang paling penting kamu ingat dalam menanam hidroponik adalah rutin mengganti airnya. Tanaman hidroponik membutuhkan banyak asupan air.

Oleh karena itu, saat zat hara mulai menyusut sebaiknya segera ganti dengan air yang baru. Pastikan juga tanaman hidroponik mendapatkan asupan cahaya matahari yang cukup.