5 Manfaat Tanaman Kembang Sepatu Secara Umum

Ilustrasi bunga kembang sepatu (Pixabay)

Penulis: Tanti Malasari, Editor: Tatang Adhiwidharta - Jumat, 16 September 2022 | 10:30 WIB

Sariagri - Bunga sepatu atau kembang sepatu adalah tanaman hias yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Cuaca dan iklim di Indonesia diklaim sangat cocok bagi pertumbuhan tanaman ini.

Tak heran jika banyak yang memelihara kembang sepatu di pekarangan rumah.

Manfaat umum kembang sepatu bagi manusia

Selain mempercantik rumah, ternyata tanaman ini memiliki banyak manfaat. Adapun manfaat kembang sepatu adalah sebagai berikut:

1. Tanaman Hias

Sebagai tanaman, kembang sepatu kerap kali dijadikan sebagai tanaman hias. Pemanfaatan ini banyak dilakukan di negara tropis dan sub tropis, termasuk Indonesia. Namun sebenarnya selain di dua jenis iklim tersebut, kembang sepatu juga bisa ditanam di dalam rumah kaca.

2. Semir Sepatu

Mungkin hal ini menjadi hal yang aneh untuk di dengar. Namun bunga sepatu dapat dijadikan sebagai bahan menyemir sepatu. Di negara India ternyata hal ini umum dilakukan.

Ukuran kelopaknya yang besar diyakini mampu membersihkan sepatu dengan baik. Tak hanya itu masyarakat India juga menjadikan kembang sepatu sebagai salah satu bunga persembahan pada acara-acara tertentu.

3. Bahan Pewarna Makanan Alami

Bagi masyarakat Tiongkok, bunga sepatu kerap dimanfaatkan untuk pewarna makanan umum. Untuk mendapatkan warna tertentu pada makanan, masyarakat Tiongkok menggunakan bunga sesuai warna makanan yang diinginkan.

4. Teh Bunga Sepatu

Manfaat lainnya adalah digunakan untuk teh herbal. Teh ini awalnya dikeringkan kemudian dijadikan sebagai teh dengan cita rasa yang khas.

Minuman herbal ini diyakini dapat mengobati berbagai macam penyakit. Selain itu dari segi kecantikan, teh kembang sepatu juga diyakini dapat menyehatkan dan mengencangkan kulit.

Baca Juga: 5 Manfaat Tanaman Kembang Sepatu Secara Umum
Beragam Manfaat Tanaman Kembang Sepatu Secara Umum

5. Tanaman Pagar

Selain sebagai tanaman hias, kembang sepatu juga banyak dijadikan sebagai tanaman pagar. Umumnya cara ini dilakukan oleh masyarakat Jepang, tepatnya di Okinawa.

Disana, tanaman ini disebut dengan nama Gushonu hana, yang artinya adalah ‘bunga kehidupan sesudah mati’. Oleh karena itulah, di Okinawa bagian selatan tanaman kembang sepatu juga banyak ditemukan di area pemakaman.

Video Terkait