Dorong Pertanian Organik, AS Siap Jor-joran Bantu Seluruh Petaninya

Ilustrasi - Pertanian organik. (Pixabay)

Editor: Dera - Kamis, 15 September 2022 | 11:30 WIB

Sariagri - Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) menggelontarkan dana sebesar $300 juta untuk mendukung petani beralih dari pertanian konvesiaonal menuju pertanian organik. Program inisiatif transisi organik baru itu bertujuan memperkuat pasar makanan organik di negara tersebut.

Dalam skema menuju pertanian organik bersertifikat ini, petani diharuskan untuk mengadopsi praktik organik, seperti input terbatas dan larangan pestisida sintetis.

Praktik pertanian ini harus dijalankan setidaknya 36 bulan sebelum tanaman dapat dipertimbangkan untuk sertifikasi. Program baru USDA yang diumumkan awal pekan ini, bertujuan untuk mendukung petani dengan harapan memperkuat pasar organik.

Rencana tersebut, menurut USDA, bertujuan untuk menciptakan jalur yang lebih ramping dari pertanian konvensional ke pertanian organik dan memungkinkan aliran pendapatan baru dan lebih baik bagi petani dan produsen.

USDA memiliki rencana tiga tahap untuk mendukung pertumbuhan industri organik dan mengalokasikan $100 juta untuk setiap bagian dari rencana tersebut.

Pertama, pendampingan, saran dan pendidikan akan tersedia bagi petani melalui Program Kemitraan Transisi ke Organik (TOPP) dalam bentuk pilihan pelatihan dan lokakarya berbasis regional.

Kedua, program ini akan memberlakukan bantuan langsung kepada petani, memberikan dukungan keuangan dan teknis kepada petani selama proses transisi, serta bantuan dengan asuransi tanaman.

Menurut siaran pers USDA, bagian terakhir dari inisiatif ini melibatkan penemuan cara inovatif untuk membangun pasar organik dan rantai pasokan melalui kemitraan dan pemangku kepentingan dengan tujuan mengurangi risiko pengembangan pasar saat ini, sebagian karena kapasitas dan infrastruktur pemrosesan organik yang tidak memadai, kurangnya kepastian tentang pasar, akses, dan pasokan bahan organik tertentu yang tidak mencukupi.

Baca Juga: Dorong Pertanian Organik, AS Siap Jor-joran Bantu Seluruh Petaninya
Petani Jahe di Jabar Menjerit sampai Tak Berani Panen



Modern Farmer melaporkan, inisiatif ini muncul sebagai reaksi terhadap penurunan tajam pertanian yang mencoba beralih ke praktik organik, jumlah yang anjlok hingga 71 persen sejak 2008.

“Petani menghadapi perubahan teknis, budaya, dan pasar yang menantang saat beralih ke produksi organik, dan bahkan selama tahun-tahun pertama setelah sertifikasi organik yang sukses,” kata Menteri Pertanian Tom Vilsack dalam pengumuman inisiatif tersebut.

“Melalui inisiatif multi-tahap dan multi-lembaga ini, kami memperluas dukungan USDA kepada petani organik untuk membantu mereka dalam setiap langkah transisi saat mereka bekerja untuk menjadi pasar bersertifikat dan mengamankan produk mereka," pungkasnya. 

Video Terkait