Intip Kebun Anggur Terkecil di Dunia, Setahun Hanya Hasilkan 29 Botol

Ilustrasi kebun anggur terkecil di dunia, Via Mari 10 (Oddity Central)

Penulis: Rashif Usman, Editor: Tatang Adhiwidharta - Senin, 19 September 2022 | 19:00 WIB

Sariagri - Via Mari 10 merupakan kebun anggur terkecil di dunia yang hanya memiliki luas 18 meter persegi. Setiap tahunnya, kebun itu hanya menghasilkan 29 botol anggur. Kebun anggur ini terletak di atap palazzo di kota Reggio Emilia, Italia.

Tidak hanya ukurannya yang sangat kecil, kebun ini juga memiliki hasil anggur tahunan yang sangat sederhana. Namun, hal yang paling aneh tentang anggur Via Mari 10 adalah kamu tidak boleh meminumnya. Sebab, menurut pemilik kebun, anggur yang diproduksi setiap tahun harus dikumpulkan dan dikagumi, bukan untuk dikonsumsi.

"Anggur saya adalah bentuk ekspresi artistik, provokasi filosofis, sesuatu untuk disimpan di ruang tamu Anda sehingga Anda dapat mengobrol dengan teman-teman Anda dan memberi tahu mereka tentang orang gila yang meletakkan kebun anggur di atapnya," kata Tulio Masoni selaku pemilik dari Via Mari 10, dikutip dari Oddity Central.

"Jika Anda melihat roda sepeda di ruang tamu, bukan di bengkel, Anda akan menyadari betapa indahnya itu. Kebun anggur saya seperti itu: tidak terduga, itu merangsang otak dan memicu pemikiran bar," sambungnya.

Masoni mendirikan kebun anggur yang tidak biasa setelah menjual kebun anggur pedesaan yang diwarisi dari ayahnya. Pada saat itu, dia pikir mengoperasikan kebun anggur tidak akan masuk akal secara finansial, tetapi dia kemudian menyesalinya. Hingga akhirnya dia memutuskan untuk memulai kebun anggur mininya sendiri di atas palazzo abad pertengahan.

Tanaman merambat Sangiovese yang membentuk Via Mari 10 dilaporkan diberi makan dengan telur, pisang, rumput laut, dan kotoran burung bulbul, terlepas dari kebisingan perkotaan yang menurut Tulio Masoni memberi mereka keunggulan dibandingkan tanaman anggur pedesaan.

Baca Juga: Intip Kebun Anggur Terkecil di Dunia, Setahun Hanya Hasilkan 29 Botol
Peningkatan Suhu Hasilkan Kualitas Anggur Lebih Baik, Tetapi Tidak untuk Industri Wine

“Saya satu-satunya produsen anggur di dunia yang mengatakan Anda tidak boleh minum anggurnya,” kata Masoni, seraya menambahkan setiap botol adalah karya seni yang dirancang untuk direnungkan, bukan dikonsumsi.

Via Mari 10 botol wine tidak bisa dibeli di toko wine biasa atau bahkan di produsennya sendiri. Sebaliknya, botol-botol anggur tersebut ditawarkan melalui Galeri Seni Bonioni lokal dengan harga sekitar Rp 75 juta.

Video Terkait