Begini Cara Mengolah Umbi Gadung Jadi Bahan Pengobatan Herbal

Ilustrasi umbi gadung (Istimewa)

Penulis: Tanti Malasari, Editor: Dera - Kamis, 29 September 2022 | 19:00 WIB

Sariagri - Umumnya, umbi gadung hanya dimanfaatkan secara tradisional oleh masyarakat Indonesia sebagai bahan baku pembuatan keripik dan pakan alternatif beras, sagu, dan jagung.

Salah satu alasan dalam keterbatasan mengolah umbi gadung ini, karena di dalam gadung terdapat senyawa berbahaya, yakni glukosida sianogenik, yang bisa menjadi racun bagi tubuh.

Gadung sendiri memiliki penyebutan yang berbeda-beda di tiap daerah. Misalnya, di Gorontalo, gadung dikenal dengan nama bitule, di Bima disebut sebagai gadu, di Bali dan Sumba dinamakan iwi, di Suku Sasak dikenal dengan nama kapak, di Bugis disebut salapa

Sementara di Makassar dikenal dengan sebuta sikapa. Sebagai gambaran, umbi gadung berwarna cokelat muda.

Cara mengolah umbi gadung menjadi obat

Namun, selain dimanfaatkan sebagai makanan, faktanya umbi gadung juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan untuk pengobatan herbal. Beberapa penyakit yang bisa diobati dari tanaman ini antara lain mengobati kusta, kutil, kapalan, dan mata ikan.

Satu-satunya bagian gadung yang digunakan untuk membuat obat herbal adalah umbi tanaman itu sendiri. Hal ini didukung karena kandungan asam sianida, glikoprotein, dan polisakarida yang dimiliki gadung.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut adalah beberapa penyakit yang bisa diobati sekaligus cara mengolah umbi gadung untuk digunakan sebagai ramuan herbal.

1. Menyembuhkan kusta

Sobat Agri bisa membuat infusan dari campuran beberapa potong gadung, cabai jawa, lada putih secukupnya, parutan kelapa, dan gula aren secukupnya dengan menambahkan 150 ml air. Setelah itu, ramuan ini diminum selama 14 hari atau hingga kusta sembuh.

2. Mengatasi kulit kapalan

Caranya yaitu dengan menghaluskan umbi gadung secukupnya sampai halus menyerupai bubur. Kemudian balurkan ramuan ini pada bagian kulit yang mengeras atau kapalan. Diamkan beberapa menit dan lakukan secara rutin.

3. Mengobati luka nanah

Siapkan umbi gadung lalu iris-iris atau cincang hingga kecil. Lalu ambil dan oleskan ramuan ini pada bagian tubuh yang sakit dan kolik atau pada daerah yang terdapat luka-luka bernanah.

4. Mengatasi rematik

Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, umbi gadung mengandung senyawa beracun. Senyawa ini dapat terpecah menjadi asam sianida apabila terhidrolisis oleh enzim atau berada pada pH asam.

Pada sistem pencernaan yang bersuasana asam, senyawa gadung ini akan melepas HCN. HCN sangat berbahaya bagi tubuh, terutama pada sistem pernapasan karena oksigen di dalam darah terikat oleh senyawa HCN, yang dapat meracuni tubuh manusia. Kondisi tersebut dapat menyebabkan sistem pernapasan terganggu.

Baca Juga: Begini Cara Mengolah Umbi Gadung Jadi Bahan Pengobatan Herbal
Manfaat Ajaib Minyak Jarak untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui

Namun ada beberapa proses untuk meminimalisi kandungan HCN di dalam gadung, yaitu dengan cara perebusan, pengupasan, pemotongan menjadi kecil-kecil, perendaman di dalam air, dan penjemuran.

Perlu diingat, karena umbi gadung mengandung racun, sebaiknya Sobat Agri tetap berhati-hati ketika akan mengonsumsinya. Tips lainnya bisa dengan menggunakan dosis paling rendah terlebih dahulu, agar mencegah masuknya senyawa HCN dalam jumlah besar.

Video Terkait