Tips Mencegah Hama dan Penyakit pada Tanaman Mahkota Dewa

Ilustrasi buah mahkota dewa (Wikimedia Commons)

Penulis: Tanti Malasari, Editor: Dera - Kamis, 29 September 2022 | 08:00 WIB

Sariagri - Mahkota dewa adalah tanaman yang berasal dari Tanah Papua. Tanaman ini dianggap ajaib sebab menyimpan sejuta manfaat untuk mengobati berbagai macam penyakit. Tak heran jika mahkota dewa kini menjadi tanaman yang banyak dibudidayakan di daerah Jawa.

Namun sayangnya, dalam proses budidaya mahkota tidak selalu berjalan mulus. Pasalnya tanaman ini kerap kali diserang berbagai hama dan penyakit, sehingga bisa berpengaruh pada kualitas dari buah yang dihasilkan.

Tak hanya kualitas saja, kuantitas buah yang dihasilkan pun akan ikut berkurang. Bahkan jika berlangsung lama, serangan ini nantinya bisa sangat fatal dan berujung pada kematian.

Cara mencegah hama dan penyakit

Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah tanaman mahkota dewa dari serangan hama dan penyakit.

1. Menjaga kondisi tanaman

Pastikan Sobat Agri selalu memperhatikan kondisi tanaman setiap harinya agar selalu prima. Beberapa yang sangat mudah dilakukan yakni melakukan penyiraman dan memberikan pupuk.

Kedua hal ini berperan penting pada pertumbuhan tanaman, karena terpenuhinya nutrisi dari pupuk mampu membuat mahkota dewa tumbuh dengan sehat dan subur.

2. Menggunakan bibit berkualitas

Penting untuk diperhatikan, bahwa pemilihan bibit pada saat awal pembudidayaannya, merupakan salah satu faktor yang menentukan hasil akhir. Pilihlah bibit berkualitas yang bisa didapatkan dengan cara pembenihan.

Namun, cara ini akan lebih efektif diperolah dengan menggunakan bibit yang didapatkan dari hasil perbanyakan vegetatif. Misalnya, setek dan cangkok yang dilakukan pada tanaman mahkota dewa.

3. Memperhatikan suhu dan kondisi

Cara mencegah lainnya yakni dengan memperhatikan kondisi di bawah tajuk agar tidak dalam keadaan lembap. Sebab jika keadaannya terlalu lembap, jamur akan gemar di tempat tersebut.

Kehadiran jamur ini tentu saja merugikan, sebab akan mempengaruhi pertumbuhan mahkota dewa menjadi kurang optimal.

Selain itu, kondisi tanaman yang lembap juga akan lebih mudah terserang hama dan berbagai jenis penyakit lainnya. Sebaiknya, Sobat Agri rutin melakukan pemangkasan ranting-ranting yang sudah tua pada bagian bawah.

Cara ini tidak hanya mencegah hama dan penyakit, tetapi juga mampu mengoptimalkan pertumbuhan tanaman mahkota dewa menjadi lebih rimbun.

4. Melakukan pengecekan kondisi tanaman

Umumnya, musuh alami tanaman mahkota dewa adalah belalang, kutu putih, dan ulat buah. Belalng sering kali ditemukan pada bagian daun-daun muda tanaman mahkota dewa, pada saat pembibitan. Biasanya hama ini akan bertenger di bagian pucuk tanaman.

Hal ini juga berlaku untuk hama lainnya. Oleh karena itu, satu-satunya cara yang bisa dilakukan untuk pencegahan yaitu dengan selalu rutin mengecek tanaman agar tidak ada hama perusak yang menghampiri.

Baca Juga: Tips Mencegah Hama dan Penyakit pada Tanaman Mahkota Dewa
Fakta Kratom, Tanaman Herbal yang Termasuk dalam Golongan Narkotika

Pasalnya penggunaan pestisida untuk mencegah hama, tidak dianjurkan karena akan memengaruhi kandungan dari tanaman mahkota dewa.

5. Membakar tanaman

Cara ketiga ini diperuntukkan bagi tanaman mahkota dewa sudah telanjur terserang hama dan penyakit. Adapun caranya yakni dengan membakar seluruh tanaman yang terkena penyakit. Pembakaran ini dilakukan, dengan harapan hama dan penyakit tidak lagi menyebar atau menulari ke tanaman lainnya, sebab hama ataupun virus yang menyerang bisa mati seketika.

Video Terkait