Cara Ampuh Cegah Tungau Pada Budi Daya Jamur Tiram

Ilustrasi jamur tiram putih (Foto: Pixabay)

Penulis: Tanti Malasari, Editor: Tatang Adhiwidharta - Selasa, 4 Oktober 2022 | 15:00 WIB

Sariagri - Budidaya jamur timur kini semakin banyak dimintai. Hal ini dikarenakan permintaan pasar akan produk ini bisa dikatakan cukup besar. Namun sayangnya, dalam budidaya jamur ini tidak selalu berjalan mulus.

Kadang kala, hama kerap muncul pada jamur tiram sehingga dapat menyebabkan miselium pada baglog gagal tumbuh. Salah satu hama yang sering ditemui adalah tungau. Tungau hidup dan berkembang di dalam baglog. Ukurannya sangat kecil dan tidak bisa dilihat oleh mata.

Cara ampuh mencegah tungau pada jamur tiram

Hama ini dianggap musuh oleh pembudidaya petani jamur tiram, terutama yang berada di dataran rendah. Pasalnya, kehadirannya sulit dihindari, karena bisa terjadi hampir setiap bulan atau masa produksi.

Tungau juga mampu menyerang secara massal, dari 100 baglog yang ada, hama ini bisa menyerang hingga 60 baglog. Hal inilah yang sangat meresahkan para petani karena sulit terlihat dan dihentikan.

Berikut ini beberapa cara yang efektif untuk mencegah serangan tungau pada budidaya jamur tiram.

1. Mengurangi susunan baglog

Diduga, telur hama ini sudah berada di bibit inokulasi. Setelah sepekan berada di ruang inkubasi bersuhu 30–32 derajat celsius, telur tungau pun menetas. Lain halnya di dataran tinggi, suhu saat inkubasi sebesar 29–30C sehingga telur hama tidak menetas.

Oleh karena itu, sebagai antisipasi sebaiknya suhu kumbung dibuat tidak terlalu panas agar telur tungau tidak dapat menetas. Caranya yaitu dengan menyusun tingkat baglog.

Jika awalnya setiap rak tersusun 3 tingkat baglog, kini cukup buat menjadi 2 baglog. Upaya pengurangan susunan baglog dapat menyebabkan pergerakan tungau melambat. Sementara suhu yang panas dan lembab membuat pergerakan tungau semakin cepat.

2. Sterilisasi baglog

Cara pencegahan lainnya, pembudidaya juga harus menjaga proses sterilisasi (steam). Sterilisasi bisa dengan memanfaatkan drum bekas berdiameter 2,5 m, yang mampu menampung hingga 350 baglog.

Adapun proses sterilisasi ini berlangsung selama 6 jam dengan tekanan 2 bar dan suhu 100 derajat celcius. Proses sterilisasi dan pengemasan media tanam ke dalam plastik harus dilakukan pada hari yang sama.

3. Mengomposkan media tanam

Perlu diingat, pada saat media tanam dikemas ke dalam plastik, sebaiknya dikomposkan terlebih dahulu. Pengomposan ini dianggap mampu mengurangi beban steam sebanyak 30–40%.

Baca Juga: Cara Ampuh Cegah Tungau Pada Budi Daya Jamur Tiram
Langkah Mudah yang Harus Dilakukan Jika Ingin Budidaya Jamur Tiram

Pengomposan dan steam ini, merupakan kombinasi yang mampu membuat proses sterilisasi baglog menjadi lebih sempurna. Selain itu tingkat kegagalannya juga tergolong cukup rendah.

4. Menyemprot rumah kumbung

Cara lain untuk mencegah datangnya tungau yaitu dengan menyemprotkan air menggunakan jet cleaner ke area kumbung berukuran 15 m × 9 m. Lakukan penyemprotan berdurasi 5 menit, dengan interval 30 menit ketika cuaca panas.

Video Terkait