Langkah-langkah yang Harus Dilakukan dalam Proses Panen Tanaman Sagu

Ilustrasi sagu (Foto: Istimewa)

Penulis: Tanti Malasari, Editor: Tatang Adhiwidharta - Selasa, 11 Oktober 2022 | 15:30 WIB

Sariagri - Sagu adalah jenis tepung yang diperoleh dari teras batang pohon sagu. tanaman pangan ini banyak ditemui di daerah Timur Indonesia. Bahkan masyarakat sana, menjadikan sagu sebagai makanan pokok pengganti nasi, jagung, umbi-umbian dan sebagainya.

Hal ini dikarenakan sagu mengandung karbohidrat, protein, serat, kalsium, zat besi, lemak, karoten, tiamin dan asam askorbat.

Namun sayang, budidaya tanaman ini belum tersebar luas di berbagai penjuru Indonesia. Berbagai faktor yang menjadi alasan, beberapa diantaranya karena pengetahuan serta proses panen yang bisa dikatakan cukup rumit.

Proses panen tanaman sagu

Umumnya, sagu bisa memasuki masa panen ketika sudah memasuki usia 7 tahun. Hal ini ditandai dengan batang yang membengkak serta pelepah daun sagu menjadi putih.

Proses memanen sagu, dimulai dengan membersihkan untuk membuat jalan masuk ke rumpun tanaman, sekaligus membersihkan batang tanaman yang akan dipotong. Hal ini dilakukan untuk memudahkan penebangan dan pengangkutan hasil tebangan.

Kemudian, tanaman sagu dipotong sedekat mungkin dengan bagian akarnya. Proses pemotongan bisa menggunakan kampak atau bantuan mesin pemotong (gergaji mesin).

Setelah itu, batang pohon dibersihkan kembali dari pelepah dan hanya menyisakan sebagian ujung batang dikarenakan aci yang rendah. Adapun bagian pelepah hingga tersisa gelondongan batangan sagu yang telah diambil ini memiliki ukuran panjang sekitar 6 hingga 15 meter.

Dari gelondongan sagu tersebut, lalu dipotong-potong lagi dengan ukuran masing-masing 1-2 meter. Hal ini bertujuan untuk memudahkan dalam proses pengangkuta. Pasalnya untuk 1 gelondongan saja memiliki berat berkisar +120 kg dengan diameter 45 cm dan tebal kulit 3,1 cm.

Baca Juga: Langkah-langkah yang Harus Dilakukan dalam Proses Panen Tanaman Sagu
Selain Nikmat, Ini Alasan Orang Timur Jadikan Sagu Sebagai Makanan Pokok

Periode Panen dan Perkiraan Produksi

Jika sudah dipanen, biasanya tanaman sagu bisa dipanen kembali dengan jangka waktu selama 2 tahun. Umumnya, produksi hasil yang paling mendekati kenyataan pada kondisi liar dengan produksi diperkirakan 40-60 batang/ha/tahun.

Dengan jumlah tersebut, tiap batangnya memiliki bobot empulur 1 ton/batang, dimana kandungan sagu 18,5 %, dapat diperkirakan hasil per hektar per tahun adalah 7-11 ton aci sagu kering. Tentu jumlah ini bukan sedikit, sebab dalam satu batang pohon sagu saja dapat menghasilkan 100-600 kg sagu kering.