Mengintip 5 Daerah Penghasil Tanaman Vanili di Indonesia

Ilustrasi Tanaman Vanili (Pixabay)

Penulis: Tanti Malasari, Editor: Dera - Kamis, 20 Oktober 2022 | 08:00 WIB

Sariagri - Indonesia adalah negara agraris yang sangat kaya akan hasil pertanian. Ada berbagai jenis yang dhasilkan. Selain padi yang sangat banyak ditemukan, ada juga komoditas lain seperti vanili.

Vanili merupakan tanaman penghasil bubuk vanili. Bubuk ini dihasilkan dari buahnya yang berwujud polong. Biasanya bubuk ini dijadikan sebagai pengharum maupun perasa untuk membuat es krim, saus, makanan penutup, dan minuman.

Daerah penghasil vanili

Diketahui, tanaman vanili pertama kali ditemukan dan dikenal oleh orang-orang Indian di Meksiko. Kawasan tersebut bernama Panili atau Perneli. Hal inilah yang membuat asal usul namanya menjadi vanili.

Seiring berjalannya waktu, budidaya vanili kian meluas ke seluruh dunia, salah satunya Indonesia. Di negara kita, vanili dapat tumbuh dengan subur. Bahkan di beberapa daerah, vanili dapat diproduksi dalam jumlah yang besar, diantaranya yaitu:

1. Dairi, Sumatera Utara

Pada tahun 1980, perkebunan tanaman vanili mulai dikembangkan di daerah Dairi, Sumatera Utara. Setidaknya ada 3 juta bibit vanili yang dipasok oleh pemerintah untuk para petani di Dairi. Bibit vanili yang didatangkan ini merupakan benih vanili yang dihasilkan dari Pulau Jawa.

Meski menjadi salah satu penghasil vanili terbesar, namun sayangnya Dairi mengalami kesulitan dalam mendapatkan bibit atau benih yang dihasilkan dari pohon vanili.

Hal ini membuat para petani memutar otak dengan berinovasi, untuk mengembangbiakkan vanili. Caranya yaitu cara menyetek tanaman vanili yang sudah berusia tua. Tujuannya agar pengeluaran untuk pembelian bibit vanili menjadi lebih hemat.

2. Pati, Jawa Tengah

Beralih ke pulau Jawa, ada daerah Pati di Jawa Tengah yang menjadi penghasil vanili terbesar di Indonesia lainnya. Sebagai informasi, Pati adalah wilayah yang mendapatkan intensitas cahaya matahari dalam kadar yang pas. Ditambah lagi kelembapan udaranya sangat cocok untuk tanaman vanili tumbuh menjadi lebat dan subur.

Berkat iklim yang pas ini, membuat produksi vanili dari Pati sangat baik dengan kuantitas banyak dan kualitas yang sangat baik.

Meski demikian, Pati mengalami kelemahan dalam hal jaringan penjualan produksi vanili di daerah Pati belum stabil. Selain itu, petani setempat juga merasa kesulitan dalam melakukan pemasaran hasil panennya untuk dijual di pasar lokal. Hal ini membuatnya kalah saing dengan hasil produksi vanili dari daerah lainnya.

3. Banyuwangi, Jawa Timur

Penanaman vanili di daerah Banyuwangi, Jawa Timur tidak hanya dilakukan di kebun saja, tetapi juga di pekarangan rumah warganya. Tak heran jika daerah ini mampu menghasilkan vanili dalam jumlah yang banyak.

Penanaman vanili ini dilakukan warga setempat sebagai bentuk kegiatan alternatif dalam mencari penghasilan tambahan.

Mereka menjadikan serabut kelapa sebagai tempat tumbuhnya pohon vanili di pekarangan rumah. Kemudian serabut ini dimasukkan dalam tabung yang terbuat dari jaring-jaring besi yang disusun cukup tinggi. Bibit pohonnya ditanam di bagian bawah media agar bisa tumbuh menjalar.

4. Sumedang, Jawa Barat

Masih di Pulau Jawa, daerah penghasil vanili terbesar yang ada di Indonesia lainnya adalah Sumedang. Daerah ini mampu menggarap sekitar 80.000 polybag yang di dalamnya berisikan benih vanili. Benih ini kemudian dikirim ke perkebunan-perkebunan vanili yang ada di seluruh kawasan Indonesia.

Hal ini dikarenakan benih vanili dari Sumedang dikenal unggul, berkualitas baik dan sudah mendapatkan sertifikasi. Tak heran mengapa banyak daerah lain yang membeli benih vanili dari daerah ini.

5. Gunung Pelindung, Lampung

Lampung memiliki banyak petani vanili yang tersebar di berbagai daerah. Namun yang paling banyak memproduksi vanili adalah kecamatan Gunung Pelindung.

Baca Juga: Mengintip 5 Daerah Penghasil Tanaman Vanili di Indonesia
Bunga Krisan Miliki Nilai yang Menjanjikan di Pasar Internasional

Daerah ini mampu memproduksi tanaman vanili dalam jumlah yang cukup besar. Tercatat, setidaknya ada 119 petani daerah ini mampu memproduksi vanili hingga mencapai 6,4 ton.

Melimpahnya hasil produksi vanili disini, tak lain karena faktor iklim di Lampung yang sangat mendukung. Namun perlu diingat, perawatan tanaman vanili di daerah ini juga memerlukan perhatian khusus sebab banyak diantaranya yang rusak karena diserang jamur dan hama.