Kejayaan Dikembalikan, Pemprov Tanam Jeruk Selayar di Lahan 339 Hektare

Bibit Jeruk Selayar yang tengah dikembangkan di Sulawei Selatan. (Foto: Antara)

Editor: Yoyok - Kamis, 24 November 2022 | 19:00 WIB

Sariagri - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) menanam jeruk keprok di lahan seluas 339 hektare di Kabupaten Kepulauan Selayar sebagai upaya mengembalikan kejayaan Jeruk Selayar.

Tanaman yang dikenal dengan nama Munte Cina merupakan tanaman yang dibudidayakan oleh masyarakat Kepulauan Selayar sejak tahun 1925 dan menjadi salah satu tanaman unggulan.

"Dalam program prioritas pengembangan jeruk keprok Selayar ini, kita telah melampaui target luas tanam baru dari 331 hektare, dengan realisasi saat ini sudah ditanam di lahan seluas 339 hektare," kata Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dalam keterangan resminya di Makassar, Kamis (24/11/2022).

Andi Sudirman Sulaiman dalam kunjungan kerjanya di Selayar juga menyempatkan melakukan penanaman bibit jeruk keprok Selayar yang ke 100 ribu, di Masjid Agung Al-Umaraini.

Penanaman itu, sebagai wujud program prioritas Gubernur Sulsel untuk mengembalikan kejayaan Jeruk Keprok.

"Insya Allah, penanaman ini akan dilanjutkan dengan Gerakan Tanam 1 Pohon Jeruk, 1 KK akan kita teruskan, sehingga dapat mengembalikan kejayaan jeruk keprok, yang akan bermuara pada peningkatan perekonomian masyarakat," jelasnya

Jeruk Selayar sangat identik dengan cita rasa spesifik yaitu manis segar dengan rasa asam di ujungnya, aromanya harum, tekstur dagingnya padat dan karakter kulit yang mudah dikupas dengan bagian dalam jeruk.

Baca Juga: Kejayaan Dikembalikan, Pemprov Tanam Jeruk Selayar di Lahan 339 Hektare
Mengenal Jeruk Keprok, Buah yang Sering Dikira Sama dengan Jeruk Siam

Jeruk Selayar tahun 70-80-an sempat mencapai kejayaan. Pada saat itu produksi jeruk itu melimpah dan harganya yang kompetitif.

Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan telah mengalokasikan sejumlah bibit jeruk keprok, yang telah menyebar pada lima kecamatan, di antaranya Kecamatan Buki sebanyak 19.270 pohon untuk 52,64 hektare, Kecamatan Bontomatene sebanyak 55.170 pohon di luas areal 157,22 hektare, Kecamatan Bontomanai sebanyak 22.200 Pohon di luas 70,49 hektare, Kecamatan Bontoharu sebanyak 1.500 Pohon untuk lahan 5,21 hektare, dan Kecamatan Bontosikuyu sebanyak 18.415 pohon di lahan seluas 53,45 hektare.

Video Terkait