Cara Jaga Daya Tahan Tubuh Saat Isolasi Mandiri Lawan Corona

Buah-buahan dijual di pasar.

Penulis: Arif Sodhiq, Editor: Redaksi Sariagri - Rabu, 1 April 2020 | 12:26 WIB

SariAgri - Menjaga stamina dan daya tahan tubuh saat menjalani isolasi mandiri di rumah karena COVID-19 dapat dimulai dengan mengatur komposisi makanan gizi seimbang. 

"Contoh sederhana di piring makan kita komposisinya adalah sepertiga sumber karbohidrat, sepertiga adalah sayuran, sepertiga sisanya adalah untuk sumber protein, vitamin dan mineral," ujar Ahli Gizi Program Studi Gizi Kesehatan Universitas Gadjah Mada (UGM) Fasty Arum Utami. 

Menurut Fasty, yang patut menjadi perhatian adalah sumber sayuran karena terkadang komposisi makanan yang dikonsumsi masyarakat tidak memiliki banyak sayuran yang mengandung serat.

Hal itu diperkuat dengan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Data hasil riset  menyebutkan masih banyak penduduk Indonesia yang tidak mengonsumsi sayuran dan buah-buahan.

Menurut data tersebut, proporsi konsumsi buah dan sayur kurang dari lima porsi per hari pada penduduk berusia lebih dari 5 tahun rata-rata di Indonesia mencapai 95,5 persen. Berarti hanya 4,5 persen masyarakat Indonesia yang mengonsumsi lebih dari lima porsi buah dan sayur per hari dalam sepekan.

Berita Hortikultura - Baca Juga: Begini Tips Menghindari Penularan Penyakit dari Satwa Liar
Optimisme Ekspor Buah di Tengah Isu Virus Corona

Fasty juga menekankan pentingnya mengonsumsi makanan  mengandung vitamin C dan zinc yang dapat membantu sistem kekebalan tubuh di tengah pandemi virus corona jenis baru ini.

Baca Juga: Cara Jaga Daya Tahan Tubuh Saat Isolasi Mandiri Lawan Corona
Sari Buah Maja, Formula Tradisional Disinfektan



Namun, kata dia, melihat tren konsumsi multivitamin untuk membantu memenuhi kekurangan nutrisi tertentu, Fasty memperingatkan hal itu tidak dapat menggantikan pola konsumsi makanan yang sehat.

"Multivitamin itu prinsipnya kita konsumsi pada saat kita membutuhkan jadi misalnya kita sudah mendapat cukup asupan dari makanan, multivitamin tidak dikonsumsi sebenarnya tidak apa-apa," katanya.

Video Terkait