Tren Tanaman Hias Janda Bolong Diprediksi Tak Akan Lama

Tanaman monstera atau yang lebih dikenal dengan janda bolong. (Pixabay)

Editor: Arif Sodhiq - Rabu, 30 September 2020 | 10:00 WIB

SariAgri - Tanaman hias seolah tak pernah kehilangan eksistensinya bahkan di masa pandemi COVID-19, permintaannya meningkat. Monstera atau yang lebih dikenal dengan janda bolong saat ini tengah digandrungi penggemar tanaman hias.

Ahli tanaman hias Institut pertanian Bogor (IPB), Iis Syarifah mengatakan, di dunia tanaman hias, naik turunnya harga dan permintaan merupakan hal biasa. Munculnya tren tanaman hias tertentu seperti pada janda bolong telah berulangkali terjadi. 

“Ini sangat biasa sekali, tapi maksudnya kita jangan terperangkap dengan hal itu karena biasanya itu tidak akan lama. Paling lama itu satu tahun atau hanya beberapa bulan, jadi hati-hati saja,” ujarnya saat dihubungi SariAgri.id, Selasa (29/9/2020).

Dikatakan Iis, bagi penggemar atau kolektor yang memang ingin membudidayakan tanaman jenis tertentu, harga tidak akan menjadi masalah. Namun, bagi masyarakat awam yang belum banyak berkecimpung di dunia tanaman hias, Iis menyarankanbersabar karena harganya akan kembali normal dalam waktu yang tidak lama.

“Kalau tanaman hias itu tren memang diciptakan, jadi memang ada keunikan sedikit saja kadang-kadang tidak bagus tapi unik. Itu bisa menjadi peningkat harga juga. Jadi betul-betul preferensi itu memegang peranan, kan dulu juga ada Caladium yang biasa aja sekarang diangkat lagi misalnya di Thailand, atau di media sosial menjadi tren itu menjadi peningkat harga,” jelasnya.

Iis menambahkan, sebenarnya monstera atau janda bolong merupakan tanaman yang sudah ada sejak lama. Namun saat ini yang tinggi peminatnya jenis monstera variegata. Dia menyebutkan, variegata ada yang ditemukan langsung dari alam dan ada yang diciptakan melalui hibridisasi atau lainnya.

“Nanti kalau orang sudah ketemu lagi cara perbanyakannnya dan kultur jaringan, mudah diperbanyak dengan cepat. Dengan banyak terdapat di pasaran otomatis harganya akan turun lagi. Jadi itu fluktuatif untuk tanaman hias itu biasa,” terangnya.

Baca Juga: Tren Tanaman Hias Janda Bolong Diprediksi Tak Akan Lama
Petani Situbondo Krisis Pupuk Bersubsidi, Ini Penjelasan Kepala Dinas

Iis menjelaskan, monstera termasuk ke dalam tanaman yang memiliki pertumbuhan lambat, sehingga cocok untuk tanaman di dalam ruangan.

“Tanaman hias daun kelebihannya lambat tumbuh sehingga cocok untuk di indoor plant di dalam rumah gitu. Perawatannya juga tidak terlalu manja cukup dengan pupuk perekat cair saja sebulan sekali disemprot.” pungkasnya. (Arif Ferdianto)

Video Terkait