Catat! Manfaat Luar Biasa Jika Rutin Mengonsumsi Bengkuang

Berita Hortikultura - Ilustrasi Bengkuang (Antara)

Penulis: Reza P, Editor: M Kautsar - Senin, 26 Oktober 2020 | 16:15 WIB

SariAgri - Bengkuang jadi salah satu buah yang populer untuk dikonsumsi masyarakat Indonesia. Selain nikmat, buah yang umumnya banyak dijadikan bahan baku rujak ini juga sangat menyegarkan jika disantap karena banyak mengandung air dan rasanya yang manis.

Selain kaya air, bengkuang terkenal akan kandungan seratnya yang melimpah. Namun terlepas dari rasanya yang menyegarkan dan banyak serat, bengkoang rupanya memiliki banyak manfaat kesehatan.

Mengutip Medical News Today, bengkuang mengandung banyak nutrisi yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Dalam 100 gram bengkuang mengandung 38 kalori, 8,82 gram karbohidrat, 1,80 gram gula 0,09 gram lemak, 0,72 gram protein, 4,90 gram serat, 150 miligram potasium, 12 miligram kalsium dan 20,20 miligram vitamin C.

Dengan kompisisi kandungan seperti ini, bengkuang bisa dikategorikan ke dalam daftar makanan rendah kalori dan gula yang ramah terhadap berat badan. Tidak hanya kandungan di atas, bengkuang juga mengandung banyak nutrisi baik seperti vitamin E, tiamin, riboflavin, vitamin B6, asam pantotenat, kalsium, fosfor, seng dan tembaga.

Berikut sederet manfaat bengkungan bagi kesehatan tubuh.

Menjaga kesehatan jantung

Nutrisi pada bengkuang ternyata bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan jantung. Kandungan serat yang banyak mampu melarutkan makanan sehingga dapat membantu tubuh dalam menurunkan kadar kolesterol dengan mencegah empedu diserap kembali di usus, serta mencegah hati memproduksi lebih banyak kolesterol.

Dalam 23 studi menjelaskan bahwa dengan meningkatnya asupan serat secara signifikan menurunkan kolesterol jahat (LDL). Dibantu lagi oleh kandungan kalium pada bengkuang yang mampu membantu menurunkan tekanan darah dengan mengendurkan pembuluh darah sehingga bisa melindungi dari penyakit jantung dan stroke.

Selain itu, bengkuang juga dapat meningkatkan sirkulasi darah karena mengandung zat besi dan tembaga. Kedua mineral ini diperlukan untuk sel darah merah yang sehat. Mengonsumsi 16,6 ons (500 mL) bengkung dapat mengurangi risiko pengembangan bekuan darah.

Melancarkan pencernaan

Kaya akan serat dalam bengkuang baik dalam proses pencernaan. kandungan serat yang mengandung inulin ini dapat membuat tinja lebih lunak sehingga mudah bergerak melalui saluran pencernaan.

Studi penelitian menunjukkan bahwa kandungan inulin pada bengkuang dapat meningkatkan frekuensi buang air besar (BAB) hingga 31 persen. Tidak hanya itu, bengkuang juga kaya akan air yang dapat membantu meringankan sembelit.

Prebiotik baik bagi usus

Inulin dalam bengkuang merupakan serat prebiotik. Prebiotik ini digunakan oleh bakteri di dalam tubuh sehingga menghasilkan sejumlah manfaat kesehatan. Meskipun sistem pencernaan tidak dapat mencerna atau menyerap prebiotik seperti inulin, bakteri di usus dapat memfermentasi mereka.

Diet tinggi prebiotik bisa meningkatkan populasi bakteri baik di usus sehingga bakteri tidak sehat akan berangsur berkurang. Bakteri baik di usus efektif menjaga berat badan dan meningkatkan imunitas tubuh. Terus meningkatkan pertumbuhan bakteri abik juga dapat menurunkan risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung, diabetes, obesitas dan ginjal.

Mengurangi risiko kanker

Bengkuang mengandung antioksidan dalam jumlah yang cukup banyak seperti vitamin C, vitamin E, selenium dan beta-karoten. Kandungan antioksidan ini dapat menangkal radikal bebas yang jadi menyebabkan kerusakan sel dan kanker.

Serat prebiotik pada bengkuang juga dapat mengurangi risiko kanker dengan meningkatkan jumlah bakteri sehat di usus, meningkatkan produksi asam lemak rantai pendek pelindung dan meningkatkan respons imun. Inulin telah terbukti bertindak sebagai antioksidan yang melindungi lapisan usus.

Menjaga kadar gula darah

Melansir dari laman WebMD, buah bengkuang memiliki indeks glikemik rendah dan tinggi serat. Hal ini yang membuat bengkuang masuk dalam daftar menu diet sehat yang bisa mencegah lonjakan kadar gula darah. Ini baik bagi para penderita diabetes.

Meningkatkan fungsi otak

Kandungan vitamin B6 dalam buah bengkoang sangat bermanfaat dalam meningkatkan fungsi otak dan saraf. Vitamin B6 juga dapat membantu tubuh memproduksi sel darah merah dan mengubah protein menjadi energi.

Tidak hanya itu, kandungan serat dan karbohidrat kompleks yanga ada pada bengkoang juga baik untuk menjaga kelancaran aliran darah pada otak.

Mencegah dehidrasi

Makan makanan dengan kadar air tinggi seperti buah bengkuang dapat membantu Sobat Agri terpenuhi kebutuhan cairan harian. Bengkuang diklaim mengandung kadar air yang sangat tinggi yaitu berkisar 86-90 persen.

Menurunan berat badan

Bengkuang merupakan buah yang padat nutrisi namun tetap relatif rendah kalori. Bengkuang yang kaya air dan serat dapat membantu Sobat Agri merasa kenyang lebih lama.

Serat inulin prebiotik pada bengkuang juga bermanfaat untuk menurunkan berat badan dan terbukti berdampak pada hormon yang memengaruhi rasa lapar dan kenyang.

Baca Juga: Catat! Manfaat Luar Biasa Jika Rutin Mengonsumsi Bengkuang
Disebut Dalam Alquran, Ini Dia Buah Tin dengan Banyak Khasiat Luar Biasa

Bisa disimpulkan bahwa makan bengkuang mungkin tidak hanya akan meningkatkan jenis bakteri usus yang membantu penurunan berat badan, tetapi juga dapat membantu merasa lebih kenyang setelah makan.

Menjaga kesehatan kulit

Antioksidan dalam bengkuang bermanfaat untuk mencegah efek buruk radikal bebas, termasuk pada kulit, salah satunya adalah penuaan dini yang ditandai dengan kulit keriput. Untuk manfaat ini, bengkuang bisa juga digunakan sebagai bahan masker alami untuk menjaga kesehatan kulit wajah.

Video Terkait