Peminat Bibit Gratis Meningkat di Masa Pandemi

Bibit tanaman di Persemaian Permanen (PP) Dramaga (Foto: Sariagri/Dwi Rachmawati)

Editor: M Kautsar - Jumat, 4 Desember 2020 | 20:31 WIB

SariAgri - Dalam rangka menghijaukan bumi, Persemaian Permanen (PP) Dramaga memproduksi serta mendistribusikan bibit tanaman secara gratis.

PP Dramaga ini merupakan hasil kerja sama antara Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai-Hutan Lindung (BPDAS-HL) Citarum-Ciliwung  dengan Fakultas Kehutanan ipb University.

Selama Pandemi COVID-19, peminat bibit gratis semakin meningkat. Dalam setahun biasanya PP Dramaga memproduksi 1 juta batang untuk disebarkan secara gratis kepada pihak masyarakat yang akan melakukan penghijauan lingkungan.

“Minat masyarakat sangat tinggi sekali selama masa pandemi dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya,” kata Heru Ruhendi, Manajer Persemaian Permanen Dramaga kepada Sariagri.

PP Dramaga menyediakan bibit tanaman tahunan baik jenis pohon kayu maupun pohon buah. Pohon kayu yang diproduksi diantaranya adalah jati, jabon, sengon, Afrika, suren, pucuk merah. gandaria, mahoni, bungur, trembesi dan kenari. Selain itu, untuk tanaman buah di antaranya sirsak, durian, jambu biji dan matoa.

“PP sekarang semakin viral, antusias masyarakat semakin tinggi apalagi mengetahui kalau bibit yang kami produksi itu bisa didapatkan secara gratis,” ucap Heru.

“Kami sangat senang jika program penghijauan bisa berjalan cepat dan lancar, apalagi kalau semua masyarakat yang menanam bibit dari PP bisa merawat dan menjaga bibit yang sudah ditanam tersebut,” ujar dia.

Selain itu, menurut koordinator lapangan PP Dramaga, Haerudin membenarkan jika selama masa pandemi banyak yang berkunjung  ke PP Dramaga untuk meminta bibit gratis.

“Tahun ini memang kami hanya memproduksi 500 ribu batang dan minat masyarakat tahun ini  juga sangat tinggi jadi bibit yang ada di PP sudah habis di akhir tahun sekarang,” ungkap dia.

Haerudin juga menjelaskan bahwa persyaratan untuk mendapatkan bibit secara gratis di PP Dramaga sangatlah mudah.

“Syaratnya yaitu melampirkan fotokopi KTP, surat permohonan, dan titik koordinat area penanaman,” jelasnya.

Bibit yang diminta bisa berjumlah banyak mulai dari 25 batang hingga ribuan batang tergantung dari tujuan pemohon.

“Untuk program penghijauan skala besar biasanya bisa mendapatkan bibit hingga 1.000 batang atau lebih tergantung kebutuhan dan stok, selain itu untuk kebutuhan perorangan skala kecil bisa dilakukan dengan melampirkan fotokopi ktp saja dan bisa mendapatkan bibit sebanyak 25 batang,” jelasnya.

Haerudin mengatakan selain bibit yang diproduksi PP secara generatif melalui persemaian biji atau benih, setiap tahunnya juga tersedia bibit tanaman produktif buah-buahan seperti mangga, durian, jeruk, jambu kristal, dan nangka yang berasal dari perbanyakan vegetatif seperti sambung batang, tempel mata tunas serta okulasi atau cangkok.

“Kami sangat senang jika antusias masyarakat sangat tinggi untuk mendapatkan bibit gratis dari PP, kalau bibit di PP sudah habis begini tandanya masyarakat sedang aktif melakukan penghijauan lingkungan,” kata dia.

Dia menyebut bagi masyarakat yang ingin mendapatkan bibit dan informasi lebih lanjut mengenai PP Dramaga sudah bisa mengeceknya melalui media sosial seperti Facebook dan Instagram dengan username persemaian permanen dramaga. (Sariagri/Dwi Rachmawati)

Video Terkait