Pemprov Sumsel Siap Dukung Festival Buah dan Pertanian 2021

Upaya mitigasi ancaman kekeringan yang dilakukan BPTPH Sumsel dengan pengerahan pompa air untuk mengairi lahan pertanian (SariAgri/BPTPH Dinas Pertanian Sumatera Selatan)

Editor: M Kautsar - Rabu, 3 Februari 2021 | 19:40 WIB

SariAgri - Sektor pertanian dan perkebunan menjadi salah satu sektor yang dapat bertahan di tengah pandemi. Sumatera Selatan memiliki potensi luar biasa di bidang pertanian dan perkebunan  yang harus dikelola dengan baik untuk kesejahteraan masyarakat.

Pesan ini diungkapkan Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya saat menerima audiensi DPD Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor Sumsel.

Menurut Mawardi, produktivitas pangan di Sumatera Selatan tidak perlu diragukan lagi, oleh sebab itu sangat dibutuhkan pemasaran yang gencar. Terlebih sejak awal tahun 2020, ada tantangan  besar akibat pandemi Covid-19 yang berimbas pada menurunnya perekonomian dan sektor perdagangan. 

“Sektor pertanian dan perkebunan menjadi salah satu sektor yang dapat bertahan di tengah pandemi. Sumsel memiliki potensi luar biasa bidang pertanian dan perkebunan  yang harus dikelola dengan baik untuk kesejahteraan masyarakat tanpa merusak alam sekitar,” kata Mawardi.

Marwadi mengatakan, pemerintah provinsi akan mendorong upaya majunya sektor tanaman pangan dan buah-buahan di Sumatera Selatan. Bahkan pemerintah Sumatera Selatan siap memfasilitasi festival buah dan pertanian unggulan Nasional IV Sumatera Selatan yang akan digelar pada Juni 2021 mendatang oleh DPD HA IPB Sumsel.

“Banyak yang kita harapan melalui festival ini nantinya. Salah satunya akan mendorong petani untuk lebih giat berproduksi disamping meningkatkan hasil pendapatan mereka,” ucap dia.

Menurutnya, tidak ada alasan untuk tidak mendukung. “Ini sudah menjadi komitmen kita untuk mendorong majunya sektor pertanian  dan ketahanan pangan di Sumsel,” kata dia.

Sementara Ketua Umum DPD HA IPB Sumatera Selatan, Tabroni menjelasakan, pihaknya juga memiliki peran penting guna mempromosikan potensi buah dan pertanian unggulan dari Sumsel. Ini merupakan salah satu tujuan diadakannya festival buah.

“Kita senantiasa akan memberikan pendampingan kepada petani melalui program dan pelatihan baik secara offline maupun online untuk pengembangan produk berkualitas yang tepat guna,” ujar Tabroni.

Tabroni mengungkapkan, festival ini pula dapat mengembangkan dan meningkatkan peran serta ekonomi kreatif dalam keragaman hasil olahan tanaman buah, tanaman herbal, tanaman rempah-rempah, tanaman minyak atsiri, tanaman langka dan eksklusif, tanaman hias, dan hortikultura di berbagai industri.

“Kita mendukung misi pemerintah daerah dalam membangun Sumatera Selatan berbasis ekonomi kerakyatan yang didukung oleh sektor pertanian, industri, dan UMKM yang tangguh,” kata dia.

Video Terkait