Dikenal sebagai Makanan Penutup, Ini 5 Jenis Jeruk dari Indonesia

Ilustrasi Buah Jeruk. (Pixabay/ Hans Braxmeier)

Penulis: Rashif Usman, Editor: Redaksi Sariagri - Senin, 1 Maret 2021 | 13:10 WIB

SariAgri - Masyarakat Tanah Air pasti sudah tidak asing dengan buah Jeruk. Biasanya masyarakat mengkonsumsi buah jeruk sebagai makanan penutup setelah makanan utama.

Buah jeruk bermanfaat sebagai sumber vitamin C dan wewangian parfume. Daunnya digunakan sebagai rempah-rempah karena memiliki aroma khas yang berasal dari kandungan flavonoid dan terpenoid. Dari banyak manfaatnya buah jeruk, ternyata buah jeruk sangatlah beragam.

Ini 5 Jenis Jeruk dari Indonesia, dikutip dari Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika:

1. Jeruk Manis

Jeruk manis atau citrus sinensis L Osbeck banyak dikembangkan di daerah Indonesia seperti Bangli, Batu, Punten dan Brastagi. Produksi jeruk ini mencapai 2,6 ton per hektar.

Jeruk ini memiliki karakteristik buah agak bulat, kulit tebal dan rasanya sangat manis. Perbanyakannya dilakukan dengan cangkon dan okulasi

2. Jeruk Keprok

Jeruk keprok atau citrus reticulata banyak dikenal masyarakat Tanah Air sebagai jeruk mandarin. Sentra produksi jarak keprok adalah Batu, Jember, Banyuwangi, Garut, Bali dan Sulawesi Selatan. Dalam setahun produksi jeruk ini mencapai 200 hingga 300 buah per pohon.

Jeruk keprok memiliki ciri khas, yakni memiliki rongga antarakulit dengan daging buah sehingga mudah dikupas. Bila sudah matang, kulit buah berwarna oranye muda.

Berita Hortikultura - Baca Juga: Spanyol Sulap Jeruk Jadi Pembangkit Listrik
Mengenal Sari Agrihorti, Jeruk Sambal Besutan Balitbangtan


3. Jeruk Siam

Jeruk siam atau Citrus suhuiensis Tan merupakan jeruk yang berasal dari Siam atau Myanmar. Sentra produksi buah ini berada di Sumaters Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan. Dalam setahun, produksi buah mencapai 1.000 hingga 2.000 per pohon.

Jeruk ini memiliki karakteristik seperti daging buah yang tidak berongga dan kandungan air yang tinggi. Serta kulit buah yang berwarna hijau kekuningan.

4. Jeruk Nipis

Jeruk nipis atau Citrus aurantifolia swing banyak tersebar di India, Mexico dan Florida. Di Tanah Air, jeruk ini dapat hidup di dataran rendah hingga ketinggian 1.000 meter diatas permukaan laut.

Buah ini memiliki karakteristik seperti bentuk buah yang bulat dan berwarna hijau kekuningan. Daging buah berwarna putih dan memiliki kandungan vitamin C yang tinggi. Perbanyakan buah dapat dilakukan dengan biji, okulasi atau cangkok.

5. Jeruk Pamelo

Baca Juga: Dikenal sebagai Makanan Penutup, Ini 5 Jenis Jeruk dari Indonesia
Beda Plant Based Diet Dengan Vegetarian



Jeruk Pamelo atau Citrus grandis merupakan jenis buah yang dapat ditanam pada daerah kering dan termasuk jenis yang relatif tahan penyakit Citrus Vein phloem degeneration (CVPD).

Di Tanah Air, jeruk pamelo banyak dikembangkan di daerah Jawa Timur dan Jawa Tengah. Perbanyakan buah dapat dilakukan dengan biji atau pencangkokan.

Food Estate & Berita Pangan : Durasi Paling Tepat Untuk Memasak Sayuran

Video Terkait