Dijamin Subur, Begini 5 Langkah Menanam Bunga Matahari di Rumah

Ilustrasi bunga matahari (Foto: Pixabay)

Editor: Reza P - Rabu, 17 Maret 2021 | 13:30 WIB

SariAgri - Bunga matahari merupakan salah satu bunga yang menjadi favorit bagi para pecinta tanaman hias. Memiliki bentuk dan warnanya yang menarik, jenis bunga yang satu ini banyak diburu untuk menjadi penghias rumah.

Bunga ini merupakan jenis tanaman heliotropik yang berarti bahwa pertumbuhan bunganya mengikuti pergerakan matahari melintasi langit. Sebagian besar jenis bunga matahari terbilang dapat tumbuh diberbagai macam cuaca dan cukup mudah tumbuh selama tanah tidak tergenang air.

Jika Sobat Agri memiliki rencana untuk menanam bunga matahari, Berikut beberapa langkah dalam menanam bunga matahari agar tumbuh dengan baik di rumah seperti melansir dari laman Almanac.

Memilih Tempat Untuk Menanam

  • Bunga matahari dapat tumbuh dengan baik jika terkena matahari 6 hingga 8 jam per hari. Hal itu karena bunga matahari membutuhkan panas yang panjang agar bisa berbunga dengan baik.
  • Bunga matahari memiliki akar panjang yang perlu direntangkan, sehingga tanaman ini lebih menyukai tanah yang gembur dan terdapat pembuangan air.
  • Meskipun bunga ini mudah tumbuh di segala cuaca, bunga matahari cocok dengan tanah yang sedikit asam hingga sedikit basah dengan pH tanah kurang lebih 6,0 hingga 7,5.
  • Bunga matahari adalah pemakan berat, sehingga penting memastikan tanah kaya nutrisi dengan bahan organik atau pupuk kompos.
  • Jika memungkinkan, letakkan biji di tempat yang terlindung dari angin kencang, mungkin di sepanjang pagar atau di dekat bangunan.

Memilih Bibit Bunga Matahari

  • Memilih bibit yang berkualitas berkualitas akan berpengaruh terhadap bunga yang dihasilkan. Kamu disarankan untuk memilih bibit yang diperoleh dari indukan pertama yang sudah memiliki umur yang sudah tua.
  • Tanam benih di kedalaman sekitar 2,5 cm dengan antar jaraknya 15 cm pada tanah yang hangat.
  • Letakkan pupuk ringan pada saat penanaman, hal ini akan mendorong pertumbuhan akar yang kuat untuk melindungi bunga matahari dari tiupan angin kencang.

Merawat Tanaman Bunga Matahari

  • Saat tanaman masih kecil, siram air di sekitar zona akar. Untuk melindungi tanaman, mungkin dapat menempatkan siput atau umpan siput di sekitar batang.
  • Setelah tanaman terbentuk, jaga tanah agar tetap lembab, tetapi tidak sampai basah mengenang.
  • Hemat dalam memberi pupuk, hal itu guna mencegah batang menjadi mudah patah. Kamu dapat menambahkan pupuk encer, namun jangan memberi pupuk dekat ke pangkal tanaman.
Baca Juga: Dijamin Subur, Begini 5 Langkah Menanam Bunga Matahari di Rumah
Tanaman Asli Nusantara, Ini 7 Cara Budidaya Cengkeh

Mengusir Hama

  • Hewan seperti burung dan tupai akan tertarik pada biji bunga matahari. Jika berencana untuk menggunakan benih, cegah makhluk dengan perangkap.
  • Bunga matahari relatif bebas serangga. Seekor ngengat terkadang bisa bertelur di bunga-bunga. Singkirkan cacing dari tanaman.
  • Jamur berbulu halus, karat, dan embun juga dapat mempengaruhi tanaman. Jika penyakit jamur ditemukan lebih awal, semprotkan dengan fungisida.

Memanen Bunga Matahari

  • Bunga matahari akan bertahan 30 – 45 hari dengan ciri bagian belakang kepala bunga matahari berubah warna dari hijau menjadi coklat.
  • Jika ingin dikeringkan tutupi bunga dengan kantung kertas untuk melindungi dari burung. Potong bunga dengan sedikit miring.
  • Kemudian gantung kelopak bunga selama berminggu – minggu dan bijinya sudah dapat diambil cukup di sodok dengan kayu atau dengan jari biji akan rontok dengan mudah.

Video Terkait