Jangan Buru-buru Dibuang! Media Tanam Juga Bisa Didaur Ulang Lho

Ilustrasi Repotting atau Pindah Pot. (Freepik)

Editor: Dera - Selasa, 23 Maret 2021 | 10:45 WIB

SariAgri - Bagi kamu yang hobi berkebun, tentu sudah tidak asing dengan istilah nama metan. Metan adalah singkatan dari media tanam, yakni suatu media yang dipakai untuk menanam tanaman.

Media tanam sangat berperan penting karena akan berpengaruh pada kesehatan dan pertumbuhan tanaman. Seringkali jika melakukan repotting atau pemindahan tanaman ke wadah berbeda, media tanam juga ikut diganti dengan yang baru.

Namun sebenarnya hal ini tidak selalu dianjurkan. Media tanam yang bagus tetap masih bisa digunakan, meski di wadah yang baru. Hal ini bertujuan agar tanaman tidak mengalami stres yang berlebihan setelah proses pemindahan.

Jika memang ingin mengganti media tanam, disarankan sebaiknya kamu jangan langsung buru-buru membuang yang lama, karena ternyata media tanam bisa di daur ulang agar bisa dipakai kembali.

Berikut cara mudah mendaur ulang media tanam yang lama:

1. Menjemur media tanam

Mula-mula, media tanam bekas harus dijemur dibawah terik matahari langsung selama minimal 3 hari. Hal ini bertujuan untuk membunuh patogen yang terdapat didalam media tanam.

2. Menyemprotkan fungisida

Setelah dijemur, media tanam disemprotkan dengan cairan fungisida dan bakterisida agar media tanam menjadi benar-benar steril dan patogen.

Baca Juga: Jangan Buru-buru Dibuang! Media Tanam Juga Bisa Didaur Ulang Lho
6 Cara Sederhana untuk Menjaga Kelestarian Bumi

3. Mencampurkan bio fertilizer

Selanjutnya, mencampurkan bio fertilizer ke dalam media tanam hingga tercampur rata. Bio Fertilizer ini berfungsi sebagai makanan media tanam, agar media tanam kaya akan mikroorganisme yang dapat menyuburkan media tanam.

Bio Fertilizer yang bisa kamu gunakan adalah kompos, pupuk kandang atau air cucian beras. Jika media tanam sudah kering, kamu bisa memasukkannya ke dalam polybag dan siap untuk digunakan kembali.

Selamat mencoba, Sobat Agri!

Video Terkait