Khasiat Minyak Jarak, Atasi Anosmia Hingga Cegah Infeksi Kulit

Ilustrasi minyak jarak. (Foodthesis)

Editor: Dera - Selasa, 3 Agustus 2021 | 20:20 WIB

SariAgri - Minyak jarak terbuat dari biji tumbuhan jarak (Ricinus communis) yang memiliki beragam manfaat untuk kesehatan.

Tanaman yang berasal dari daerah tropis Afrika dan Asia memiliki biji yang mengandung enzim beracun yang dikenal dengan sebutan risin. Namun, proses pemanasan yang dialami minyak jarak akan menonaktifkan racun tersebut, sehingga memungkinkan minyak jarak untuk digunakan dengan aman.

Masyarakat di berbagai negara telah menggunakan minyak jarak atau castor oil selama ribuan tahun untuk mengobati berbagai macam kondisi medis. Di antaranya, sebagai pencahar atau mengatasi masalah pencernaan.

Namun faktanya, minyak ini juga menyimpan beragam manfaat kesehatan lainnya. Berikut sederet khasiat minyak jarak yang berhasil tim Sariagri rangkum:

1. Mengatasi anosmia

Anosmia adalah keluhan ketika hidung tidak bisa mencium bau. Ada berbagai kondisi yang bisa menjadi penyebab anosmia ini, termasuk COVID-19.

Menurut Dr Sandra El Hajj, seorang dokter naturopati, minyak jarak direkomendasikan untuk mengatasi anosmia komponen aktifnya, yakni asam risinoleat yang dapat membantu melawan infeksi. Risinoleat juga bisa membantu mengurangi pembengkakan dan peradangan saluran hidung yang disebabkan oleh pilek dan alergi.

Cara menggunakannya, panaskan minyak jarak secara perlahan di atas kompor atau microwave. Pastikan minyak jarak sudah hangat atau tidak panas, kemudian masukkan dua tetes minyak di setiap tepi lubang hidung dua kali sehari, yakni sekali pada saat bangun tidur dan tepat sebelum tidur.

2. Meredakan sembelit

Minyak jarak diklasifikasikan sebagai pencahar stimulan yang berarti meningkatkan pergerakan otot yang mendorong bahan melalui usus, membantu membersihkan usus.

Obat pencahar stimulan bekerja dengan cepat dan biasanya digunakan untuk meredakan sembelit sementara. Ketika dikonsumsi melalui mulut, minyak jarak dipecah di usus kecil, melepaskan asam risinoleat sebagai asam lemak utama dalam minyak jarak.

3. Kulit menjadi lembab

Minyak jarak kaya akan asam risinoleat, asam lemak tak jenuh tunggal. Jenis lemak ini sebagai humektan dan dapat digunakan untuk melembabkan kulit.

Baca Juga: Khasiat Minyak Jarak, Atasi Anosmia Hingga Cegah Infeksi Kulit
Tak Kalah dari Minyak Zaitun, Ini Sederet Manfaat Ajaib Minyak Alpukat

Humektan dapat mempertahankan kelembaban dengan mencegah kehilangan air melalui lapisan luar kulit. Minyak jarak sering digunakan dalam kosmetik untuk meningkatkan hidrasi dan sering ditambahkan ke produk seperti losion, makeup dan pembersih.

4. Mempercepat penyembuhan luka

Minyak jarak bisa merangsang pertumbuhan jaringan sehingga "penghalang" dapat terbentuk untuk mengurangi risiko infeksi. Selain itu minyak jarak dapat bermanfaat mengurangi kekeringan dan kornifikasi, penumpukan sel kulit mati yang dapat menunda penyembuhan luka.


 

Video Terkait