Rusak Kualitas dan Rasa, Begini Cara Pengendalian Getah Kuning pada Buah Manggis

Buah manggis (Garcinia mangostana). (Pixabay)

Editor: Arif Sodhiq - Rabu, 4 Agustus 2021 | 13:30 WIB

SariAgri - Saat makan manggis (Garcinia mangostana) seringkali ada getah kuning yang menempel pada kulit atau daging buah. Umumnya getah kuning pada kulit manggis menyebabkan tampilan buah menjadi kurang menarik sedangkan cemaran getah kuning pada daging buah manggis menimbulkan rasa pahit ketika dikonsumsi.

Peneliti manggis dari Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika, Titin Purnama mengatakan getah kuning pada buah manggis merupakan eksudat resin. Ini banyak dijumpai pada berbagai jenis tanaman dari famili Guttiferae.

“Getah kuning ini mengandung senyawa fenol yang berfungsi sebagai pertahanan diri tanaman manggis. Sebenarnya seluruh bagian tanaman manggis terdapat saluran getah kuning,” ujar Titin dalam webinar Bincang Buah Tropika, Rabu (4/8/2021).

Titin mengatakan, kerugian akibat cemaran getah kuning pada manggis sangat bervariasi yaitu sekitar 40-69 persen. Selain itu jika getah kuning sudah mencemari seluruh bagian daging buah manggis dipastikan buah tidak bisa dikonsumsi karena rasanya pahit.

Dijelaskan dia, dua faktor utama penyebab getah kuning pada manggis yaitu karena adanya gangguan fisiologis akibat pecahnya dinding sel saluran getah kuning dan adanya gangguan mekanis berupa gesekan dan benturan pada buah serta serangan hama.

Menurut dia, pecahnya dinding sel saluran getah kuning pada bagian dalam buah manggis disebabkan tanaman kekurangan unsur kalsium dan boron. Unsur kalsium berfungsi sebagai penyusun utama struktur dinding sel tanaman, mengatur stabilitas membran dan dinding sel serta meningkatkan ketahanan tanaman terhadap hama penyakit. Sementara boron dapat meningkatkan stabilitas dan ketegaran struktur dan kekuatan dinding sel tanaman.

“Unsur kalsium dapat ditemukan dalam bentuk kapur pertanian seperti dolomit. Sementara boron dapat ditemukan dalam bentuk pupuk boron tunggal,” ungkapnya.

Dia menekankan pentingnya pemberian dua kali pupuk kalsium pada tanaman manggis, terutama saat bunga mekar sempurna dan 28 hari setelah pemberian pertama. Pemupukan kalsium dan boron dapat dilakukan dengan cara disebar di piringan di bawah tajuk tanaman kemudian ditutup kembali dengan tanah.

Pada saat usia tanaman manggis produktif berkisar 6–10 tahun, pemberian dolomit dapat dilakukan 1 kilogram per tanaman dan boron 10 gram per pohon.

Baca Juga: Rusak Kualitas dan Rasa, Begini Cara Pengendalian Getah Kuning pada Buah Manggis
Menghidupkan Budaya Apotek Hidup Saat Pandemi Covid-19

“Hasil penelitian kami menunjukkan pemberian pupuk kalsium dengan dosis lebih tinggi akan menurunkan pencemaran getah kuning, namun pemberian boron pada dosis tinggi akan menaikkan kembali cemaran getah kuning. Boron diberikan hanya dalam dosis rendah,” paparnya.

Dia menambahkan, secara teknis pengurangan risiko cemaran getah kuning juga dapat dilakukan dengan menjaga sanitasi kebun, mengurangi kerapatan tajuk, memberikan mulsa jerami pada bagian tanah untuk mengurangi benturan saat panen, menggunakan perangkap hama, serta menjaga kelembaban tanah tetap stabil selama periode berbuah hingga panen.

Video terkait:

Video Terkait