Kisah Nyata Penderita Kanker yang Selamat dari Maut dengan Konsumsi Curcumin

Ilustrasi Kunyit dan Temulawak untuk Bahan Jamu (Pixabay)

Editor: Dera - Selasa, 31 Agustus 2021 | 16:40 WIB

Sariagri - Kanker merupakan salah satu penyakit ganas yang sangat mematikan, bahkan penyakit kanker menempati urutan kedua tertinggi penyebab kematian di dunia.

Meski termasuk penyakit berbahaya, namun kanker masih dapat disembuhkan. Bahkan banyak penderita kanker yang membagikan kisahnya ketika berjuang melawan penyakit mematikan tersebut, hingga akhirnya bisa dinyatakan sembuh.

Selain semangat hidup, mereka juga bercerita, jika selain pengobatan medis, mereka mengonsumsi curcumin yang diyakini membantu pemulihan.

Seperti baru-baru ini, beredar cerita dari seorang pria yang mengaku berhasil sembuh ketika sudah melakukan kemoterapi tujuh kali disertai dengan rutin mengonsumsi curcumin.

“Saat itu aku sakit kena kanker lambung, itu saya periksa ke dokter disuruh itu ke rumah sakit itu langsung divonis kena stadium 4 pak,” ujar pria tersebut, dikutip dari akun Instagram @wowfakta.

“Setelah saya minum (curcuma) ini kemo-kemo selanjutnya itu lebih enak badan saya, tidak terasa mual, tidak gitu. Sampai tujuh kali (kemoterapi) dinyatakan dokter sudah normal badan saya. Sembuh total,” sambungnya.

Sementara keajaiban lain juga dialami oleh Dieneke Ferguson, seorang wanita asal London, Inggris yang berhasil melawan penyakit kankernya dengan melakukan kemoterapi dan mengonsumsi curcumin atau salah satu senyawa utama dalam kunyit.

Tanpa disangka, nenek berusia 67 tahun itu berhasil melewati masa kritisnya melawan kanker usai memutuskan rutin mengonsumsi 8 g tablet curcumin setiap hari selama bertahun-tahun.

"Inilah laporan pertama di mana curcumin telah menunjukkan respons objektif dalam penyakit progresif tanpa adanya pengobatan konvesional," kata dokter dari Barts Health NHS Trust di Londonseperti dilansir dari Daily Mail.

Para dokter menyebut bahwa khasiat curcumin memang luar biasa, salah satunya efek anti-proliferasi dalam berbagai sel tumor. Akan tetapi reaksi curcumin mungkin berbeda kepada setiap pasien.

Sebagai informasi, curcumin merupakan zat inti temulawak dan kunyit yang hanya bisa diproses melalui teknologi modern. Pengolahan untuk mendapatkan curcuminnya juga tidak bisa sembarangan, harus menggunakan teknik khusus.

Baca Juga: Kisah Nyata Penderita Kanker yang Selamat dari Maut dengan Konsumsi Curcumin
Jarang Ada yang Tahu, Ini 5 Manfaat Kunyit Putih untuk Kesehatan

Curcumin tidak akan bisa didapatkan dengan merebus temulawak atau kunyit, pasalnya curcumin tidak larut oleh air, sehingga membutuhkan teknik khusus dalam mendapatkannya.

Penting untuk diketahui, reaksi tubuh setiap orang berbeda-beda, oleh karena itu, jika kamu ingin mengonsumsi obat tertentu, alangkah baiknya kamu tetap berkonsultasi dengan dokter yah Sobat Agri. 

 

Video Terkait