Cerita Sukses Agus Wibowo, Petani Milenial yang Berhasil Produksi Kentang Secara Mandiri

Agus Wiboso, petani kentang milenial asal Magelang (Instagram)

Penulis: Rashif Usman, Editor: Dera - Minggu, 5 September 2021 | 20:00 WIB

Sariagri - Agus Wibowo, seorang petani kentang milenial asal Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang berhasil memproduksi bibit kentang G0 secara mandiri.

Awalnya, petani kentang di daerahnya mendatangkan bibit dari beberapa daerah lain, seperti dari Pangalengan, Dieng dan Bromo. Namun, para petani di sana menjadi ketergantungan dan beberapa kali mendapatkan bibit yang kurang bagus.

"Pada waktu itu bibit masih beli di luar daerah. Nah lama-kelamaan kita ketergantungan bibit dari luar daerah, terus kita beli bibit itu kualitasnya tidak bagus. Kadang-kadang kita dibohongin, katanya bagus tapi pas tanam ternyata enggak bagus," katanya.

Selain itu, menanam bibit kentang yang berasal dari luar daerah juga bisa saja terserang penyakit menular, seperti NSK (Nematoda Sista Kuning).

"Itu kalau kita gatau asal usulnya bibit itu ditanam yang sudah NSK, kemudian nanti dibawa ke tempat kita itu bisa menjadi penularan (penyakit)," ujarnya

Untuk memutus ketergantungan terhadap bibit dari daerah lain tersebut, Agus akhirnya mampu produksi bibt kentang G0 sendiri dengan sistem hidroponik sejak 2017.

"Itu latar belakang kenapa saya ingin bikin bibit disini. Kebutuhan bibit juga banyak, secara potensi disini juga bagus," ucaprnya.

Pembibitan kentang

Milenial lulusan Agroteknologi Universitas Sebelas Mare (UNS) itu mengatakan bahwa indukan dari kentang G0 awalnya menggunakan kultur jaringan, lalu di aklimatisasi dan di stek. Hasil stek tersebut kemudian di tanam di screen house dengan media tanam cocopeat, arang sekam dan kascing yang dicampur.

Kini, pembibitan kentang yang Agus punya ada 3 unit screen house dengan ukuran 8x45 meter, di mana rata-rata produksi kentangnya mencapai 60 ribu knol untuk di tanam luasan 2 hektare. Ia juga bercerita bahwa bibit kentang tersebut sudah di kirim skala nasional.

Baca Juga: Cerita Sukses Agus Wibowo, Petani Milenial yang Berhasil Produksi Kentang Secara Mandiri
Berawal dari Hobi, Petani Milenial Ini Sukses Punya Usaha Bibit Alpukat Cipedak

Pesan kepada milenial

Agus juga berpesan pada milenial yang terjun ke dunia pertanian untuk mengambil peran dalam perkembangan pertanian di Indonesia saat ini.

"Sekarang kondisi petani di desa butuh petanil milenial untuk perubahan. Yang dulunya konvensional butuh diubah secara market dan budidaya supaya pertanian bisa hidup. Jadi peran milenial dibutuhkan untuk pengembangan pertanian di Indonesia saat ini," pungkasnya.

Video Terkait