Tanaman Tomat Mati, Ini Cara Jitu agar Penyakit Tak Menyebar ke Tanaman Lain

Ilustrasi penyakit pada tanaman tomat. (pixabay)

Editor: Dera - Jumat, 17 September 2021 | 16:30 WIB

Sariagri - Menangani tanaman tomat yang mati akibat usia tanam atau serangan hama perlu dilakukan secara hati-hati. Membersihkan tanaman tomat yang mati secara tidak tepat dapat mempengaruhi kesehatan tanaman lain.

Sering terjadi, para pekebun membuang tanaman mati begitu saja dan membiarkannya terurai dan membusuk. Harapannya, tanaman rusak akan terurai dan menjadi kompos alami yang menambah nutrisi pada tanah.

Namun sayangnya, tidak semua tanaman sayuran sama dalam hal pengomposan. Tanaman seperti kacang-kacangan misalnya, mungkin sangat baik dalam proses pengomposan. Sementara yang lain, seperti tanaman tomat, tidak cocok untuk pengomposan.

Melansir This is My Garden, cara terbaik menangani tanaman tomat yang mati adalah secepat mungkin menyingkirkannya dari kebun. Kenapa?
Karena tanaman tomat yang mati atau sekarat dapat menimbulkan masalah lebih besar apabila dibiarkan. Entah itu masalah jamur, hawar, atau sejumlah penyakit lainnya, mengingat tanaman tomat adalah salah satu pembawa penyakit terbesar.

Semakin lama tanaman dibiarkan, semakin besar kemungkinan mereka terinfeksi. Di mana dalam prosesnya juga akan menginfeksi tanaman lain dan tanah di sekitarnya.

Saat dedaunan yang membusuk dan buah jatuh, mereka dapat menjatuhkan spora yang terinfeksi ke permukaan tanah. Spora yang kemudian dapat hidup selama bertahun-tahun untuk menginfeksi tanaman tomat di masa depan.

Lantas, apa yang harus dilakukan apabila ada tanaman tomat mati atau sekarat akibat terserang hama?

Seperti disebutkan sebelumnya, pengomposan bukanlah solusi yang baik untuk membuang tanaman tomat. Untuk membunuh spora hawar dan patogen lainnya, tumpukan kompos tanaman tomat membutuhkan suhu yang tinggi dan waktu pengurangai yang lama.

Sebagian besar tempat sampah dan tumpukan kompos rumahan tidak memiliki ukuran, aliran udara, atau bahan untuk mencapai suhu tersebut. Dan itu berarti patogen dapat hidup dan kemudian menginfeksi tanaman lain saat kompos digunakan.

Tempat yang cocok untuk membuang tanaman tomat tua adalah di fasilitas pengomposan komunitas atau kota setempat. Fasilitas ini menggunakan metode pengomposan panas tinggi yang membunuh patogen dan benih. Hasilnya adalah kompos yang aman untuk digunakan.

Baca Juga: Tanaman Tomat Mati, Ini Cara Jitu agar Penyakit Tak Menyebar ke Tanaman Lain
Kenali 7 Penyakit pada Tanaman Tomat dan Cara Mengatasinya

Cara lain yang efisien dan ramah lingkungan untuk membuang tanaman tomat tua adalah dengan menguburnya menggunakan metode pengomposan parit.

Pengomposan parit sebenarnya adalah cara yang bagus untuk membuat kompos, bagi pekebun yang tak punya tempat pengomposan khusus. Pengomposan parit yakni dengan menggali lubang yang dalam dan mengubur bahan tanaman. Selama itu dilakukan di mana tidak ada tanaman lain, cara ini cukuup aman dan tidak akan menyebarkan penyakit apa pun.

 

Video Terkait