Agro Wisata Rempah Bakal Hadir di Pandeglang, Vanili Bakal Jadi Andalannya

Perkebunan vanili di Kabupaten Pandeglang. (Foto: Sariagri/Yudi)

Editor: M Kautsar - Kamis, 23 September 2021 | 11:45 WIB

Sariagri - Pemkab Pandeglang mencanangkan konsep agro wisata rempah untuk mendongkrak ekonomi warga. Vanili, salah satu komoditi rempah yang sudah ada sejak tahun 2015 itu akan menjadi andalannya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang, Budi S Januardi mengatakan sektor pertanian khususnya perkebunan selama masa Pandemi Covid-19 memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian nasional. Beberapa komoditas unggulan perkebunan di Kabupaten Pandeglang diantaranya kelapa, cengkeh, kopi, aren, serta kakao.

“Adapun vanili di Kabupaten Pandeglang sudah ada pertanaman secara mandiri oleh petani sejak tahun 2015 dengan luasan yang masih rendah,” kata Budi.

Vanili merupakan komoditas rempah yang memiliki nilai ekonomi tinggi dengan harga yang relatif stabil yang bagi negara Indonesia memiliki nilai kesejarahan yang kuat, karena sejak dahulu kala nusantara menjadi salah satu penggerak dalam pemenuhan pasar rempah-rempah, termasuk vanili untuk pasar mancanegara.

Dia berharap sektor perkebunan ke depan bisa tambah menggeliat di Kabupaten Pandeglang. “Doanya saja dari semua, insyaallah rempah dari Pandeglang berjaya kembali,” tuturnya.

Sementara diketahui, Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten berpotensi menjadi salah satu pusat perkebunan vanili di Indonesia. Potensi tersebut terlihat dari sebaran tanaman vanili yang sampai saat ini sudah ada di 17 kecamatan seluas 63,26 hektare yang dikelola oleh petani setempat sekitar 158 kepala keluarga (KK).

Adapun wilayah kecamatan lokasi pertanaman vanili di Kabupaten Pandeglang adalah Kecamatan Panimbang, Cigeulis, Munjul, Bojong, Picung, Saketi, Cipeucang, Jiput, Mandalawangi, Kaduhejo, Pandeglang, Cisata, Karangtanjung, Cibitung, Sindangresmi, Koroncong dan Kecamatan Majasari. Saat ini produksi vanili yang dihasilkan yakni sekitar 1.000 kilogram per tahun, dengan provitas 58 kilogram per hektare.

Produksi vanili di Kabupaten Pandeglang diharapkan akan terus meningkat seiring dimulainya kegiatan agro wisata rempah untuk pariwisata yang telah dikembangkan di kawasan Tanjung Lesung Desa Citeureup Kecamatan Panimbang Kabupaten Pandeglang.

Untuk mewujudkan itu, Pemkab Pandeglang menggandeng pihak swasta yakni Jerry Hermawan Lo (JHL) Grup untuk mengembangkan agrowisata di Kabupaten Pandeglang yang dinamakan JHL Land.

JHL Group melalui anak usaha PT. Persaudaraan Anak Bangsa (PAB) membangun perkebunan dan pengolahan vanili serta rempah lainnya. Sedang melalui anak usaha PT Jaya Hunian Lestari (JHL) membangun kawasan Villa-Vanili (ViVa) dan melalui PT JSI Resort membangun kawasan resort wisata laut.

Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengatakan dengan menggaet pihak swasta, produksi vanili di wilayahnya diharapkan  akan cepat berkembang. “Jika JHL Grup ini akan memproduksi vanili dari hulu hingga ke hilir tentu akan membantu sekali masyarakat dalam mengolah hasil panen vanili, karena sejauh ini sudah ada beberapa masyarakat kami yang mengembangkan tanaman tersebut,” ujar Irna.

Baca Juga: Agro Wisata Rempah Bakal Hadir di Pandeglang, Vanili Bakal Jadi Andalannya
Terbuat dari Sereh dan Lemon, Sabun Karya Anak Bangsa Ini Diklaim Lebih Sehat

Irna meminta kepada JHL Grup agar pada pelaksanaannya pihak perusahaan dapat melibatkan pekerja dari kalangan masyarakat setempat.

“Kita ketahui masyarakat kami mayoritas petani dan nelayan, saya harap ada pembinaan supaya bisa ada kemandirian ekonomi,” imbuhnya.

Video Terkait