Bisa Mempercantik Rumah, Begini Cara Jitu Merawat Palem Kentia

Ilustrasi Tanaman Palem Kentia. (decortips.com)

Editor: Dera - Jumat, 1 Oktober 2021 | 20:40 WIB

Sariagri - Kentia adalah pohon palem dalam ruangan yang cukup populer dijadikan tanaman penghias rumah. Selain keindahan, daunnya yang besar dan hijau juga mampu menghadirkan kesan sejuk di dalam rumah.

Secara ilmiah, tanaman Kentia disebut Howea Forteriana dan termasuk dalam famili Arecaceae. Tanaman palem ini berasal dari Pulau Lord Howe yang tropis di Australia Timur dan beradaptasi dengan sangat baik di dalam maupun luar ruangan.

Meskipun nama umumnya adalah palem kentia, sebenarnya itu adalah pohon, di mana dari batangnya tumbuh antara tiga hingga sepuluh pohon palem. Kemampuannya untuk tumbuh di berbagai jenis tanah membuat tanaman cantik ini banyak tumbuh di berbagai negara.

Selain daunnya yang hijau lebar, buahnya berwarna kemerahan (seukuran telur sedang), juga menjadi daya pikat karena kekontrasannya.

Kentia telah digunakan sebagai tanaman hias sejak abad ke-19. Tanaman ini tumbuh baik di zona beriklim sedang, antara 57,2 dan 77 derajat Fahrenheit atau 12 hingga 25 derajat celsius.

Perawatan

Meski punya daya tahan kuat, pohon palem membutuhkan perawatan tertentu agar dapat tumbuh sehat dan kuat. Seperti semua tanaman indoor, tanaman ini juga amat membutuhkan pencahayaan matahari yang dan penyiraman yang baik.

Mengingat asalnya, kentia adalah tanaman yang membutuhkan sedikit irigasi atau penyiraman. Kelembaban berlebih justru menghasilkan munculnya bintik-bintik pada daun, hilangnya warna dan daun kering. Penyiraman berlebihan bahkan bisa memgakibatkan tanaman mati. Sebaliknya, saat kekurangan air, daun tanaman akan menjadi kering dan menguning.

Seperti semua jenis tanaman dalam ruangan, kentia tidak asing dengan kerusakan musim panas. Ini adalah saat di mana tanaman butuh perhatian ekstra, khusunya dalam penyiraman.

Satu hal, palem kentia membutuhkan pencahayaan alami yang berkualitas untuk tumbuh dengan baik. Namun, jika ruang tamu tidak memiliki banyak input cahaya alami, itu bukan penghalang. Tanaman ini masih bisa tumbuh, meski sedikit melambat.

Satu hal yang patut diingat, kentia tidak mentolerir perubahan lingkungan yang mendadak. Idealnya, jika hendak memindahkannya dari tempat yang terang ke tempat yang teduh, lakukan secara bertahap, sehingga tanaman memiliki waktu untuk beradaptasi.

Pohon palem kentia beradaptasi sangat baik dengan iklim yang berbeda tetapi lebih menyukai suhu yang lebih konstan, sekitar 75,2 derajat Fahrenheit atau 26 derajat celsius. Meskipun ia bisa tumbuh dalam kondisi suhu sedang, sekitar 24,8 derajat Fahrenheit.

Penyakit Kentia

Salah satu aspek paling relevan yang harus diketahui tentang kentia adalah penyakit yang dapat dideritanya. Pengaruh utama dihasilkan oleh irigasi atau penyiraman berlebih dapat menyebabkan jamur dan bintik-bintik pada daun.

Baca Juga: Bisa Mempercantik Rumah, Begini Cara Jitu Merawat Palem Kentia
Tips Menyulap Pekarangan Rumah Jadi Kebun Kecil

Oleh karena itu, akan lebih mudah untuk meninjau substrat untuk mengidentifikasi apakah perlu irigasi atau tidak. Selain itu, perlu diwaspadai serangan kutu putih dan laba-laba merah yang merupakan hama yang sangat menyukai tanaman ini. Munculnya hama ini lebih sering terjadi di musim panas, jadi lebih baik waspada saat ini dan gunakan fungisida alami setahun sekali.

Kentia sangat ideal untuk menghiasi sudut-sudut ruangan dan memberikan kesan alami. Dari waktu ke waktu, bersihkan daun untuk membuatnya lebih bersinar. Jika terdapat daun kering, segera singkirkan untuk mencegah datangnya hama.

 

Video Terkait