Memulai Usaha Minyak Atsiri dari Modal Nol, Begini Kisah Sukses Erdi Pratama Alumnus IPB University

Ilustrasi - Minyak esensial atau minyak atsiri .(Pexels)

Penulis: Tatang Adhiwidharta, Editor: Reza P - Kamis, 14 Oktober 2021 | 13:00 WIB

Sariagri - Membangun usaha dari nol bukanlah perkara mudah. Banyak anak muda yang dibayangi permodalan saat ingin memulai membangun usaha.

Namun, Erdi Pratama, seorang Alumnus IPB University dari Departemen Agribisnis, Fakultas Ekonomi dan Manajemen sukses membangun usaha produksi minyak atsiri dan rempah dari nol alias tanpa modal. Ia membuktikan bahwa yang terpenting dalam membangun usaha bukan modal, tetapi model usaha.

“Modal memang diperlukan untuk membangun sebuah bisnis, namun, saat ini apalagi jika tidak memiliki modal, yang terpenting adalah modelnya,” kata Erdi dikutip dari laman resmi IPB University.

Erdi Pratama mulai usaha dari nol lewat minyak atsiri. (Dok. IPB)
Erdi Pratama mulai usaha dari nol lewat minyak atsiri. (Dok. IPB)

Menurut Erdi, jika seseorang bisa membangun model bisnis yang baik, maka akan berdampak positif bagi masyarakat. Terlebih jika permodalan disertai dengan validasi pasar, maka kemudian modal akan datang dengan validasi pasar dengan sendirinya.

Erdi merintis usaha bersama dengan rekannya yang juga alumni IPB University, yaitu Ardiansyah lulusan Silvikultur, Fakultas Kehutanan dan membangun perusahaan dengan nama PT. Musim Panen Harmonis. Kini Erdi menjabat sebagai CEO dan Ardiansyah sebagai COO di perusahaan yang mereka bangun.

Erdi mengatakan mereka memulai usaha dengan modal nol, maka ia dan rekannya menerapkan sebuah prinsip pada diri dan perusahaannya.

“Prinsipnya, bagaimanapun, pastikan selalu membawanya selangkah demi selangkah,” ujarnya.

Selain itu, Erdi mengungkapkan, menjadi pemimpin perusahaan diperlukan persiapan mental. Sebab, dalam dunia bisnis akan ada potensi kegagalan yang bisa datang dari segala arah.

“Apalagi dalam bisnis pertanian secara umum. Untuk itu, mentalitas harus dibentuk selama proses membangun dan memimpin sebuah perusahaan bisnis,” ungkap Erdi.

Lebih lanjut, Erdi menekankan, legacy (warisan) menjadi target utama dirinya dan perusahaan yang Ia pimpin untuk memberikan yang terbaik.

Baca Juga: Memulai Usaha Minyak Atsiri dari Modal Nol, Begini Kisah Sukses Erdi Pratama Alumnus IPB University
Pemprov Sumsel Siap Dukung Festival Buah dan Pertanian 2021

“Warisan dalam arti memberikan dampak sosial positif jangka panjang bagi setiap pemangku kepentingan perusahaan (petani, staf, pelanggan, mitra). Tidak terbatas pada penggunaan minyak atsiri saja,” jelasnya.

Perusahaan Erdi memperoleh bahan baku minyak atsiri dari petani-petani di Jawa Barat dan Sumatera Selatan. Kini perusahaan minyak atsiri miliknya telah menjalin kerja sama dengan produsen kimia aromatik.

Video Terkait