Obat dari Jamur Parasit Ini Diklaim Bisa Membunuh Sel Kanker 40 Kali Lebih Efektif

Ilustrasi jamur. (foter)

Editor: Reza P - Jumat, 15 Oktober 2021 | 16:00 WIB

Sariagri - Jamur ternyata memiliki beragam manfaat, bukan hanya sebagai bahan makanan tetapi juga berguna bagi kesehatan tanah. Tapi lebih dari itu, penelitian terbaru menemukan bahwa sebuah molekul dalam jamur Himalaya bisa menjadi terobosan yang ditunggu-tunggu oleh jutaan pasien kanker di seluruh dunia.

Jenis kemoterapi baru yang dihasilkan dari bahan kimia "ajaib" dari jamur ini terbukti sebagai obat antikanker yang sangat efektif. Obat ajaib yang diberi nama NUC-7738 dikembangkan oleh para peneliti di Universitas Oxford bekerja sama dengan perusahaan farmasi NuCana yang berbasis di Inggris. 

NUC-7738 memiliki potensi untuk menghancurkan sel kanker 40 kali lebih efektif daripada senyawa sebelumnya, dan jika dibandingkan dengan obat kemoterapi yang ada, obat ini melakukan dengan lebih sedikit kerusakan pada tubuh.

Mengutip interestingengineering, saat ini NUC-7738 masih dalam tahap awal pengembangan dan uji klinis terhadap tubuh manusia masih terus dilakukan sehingga belum dapat diakses sebagai obat. Namun, temuan uji klinis yang baru diumumkan sangat menjanjikan sebagai calon obat yang dapat memberikan pilihan terapi baru untuk pasien kanker.

Parasit paling berharga di dunia

Temuan obat baru ini berkat bahan aktif dalam NUC-7738 yakni cordycepin yang juga dikenal sebagai 3'-deoxyadenosine (atau 3'-dA). Ini adalah analog nukleosida alami yang pertama kali ditemukan pada spesies jamur parasit Ophiocordyceps sinensis yang hidup di daerah pegunungan tinggi Cina.

Baca Juga: Obat dari Jamur Parasit Ini Diklaim Bisa Membunuh Sel Kanker 40 Kali Lebih Efektif
Tak Hanya Jadi Bahan Baku Gula, Ini Dia Manfaat Luar Biasa Tebu Bagi Tubuh

Jamur yang dikenal sebagai jamur ulat karena membunuh dan membuat mumi larva ngengat ini, telah digunakan sebagai pengobatan herbal dalam pengobatan tradisional Tiongkok selama beberapa generasi.

Kini, para ilmuwan telah menemukan potensi anti-tumornya karena terbukti secara ilmiah memiliki efek anti-kanker, anti-oksidan, dan anti-inflamasi. Semua ini membuat jamur parasit Ophiocordyceps sinensis sangat dicari, itulah sebabnya jamur ini sering disebut sebagai parasit paling berharga di dunia.

Video Terkait