5 Alasan Mengapa Hidroponik Lebih Dipilih untuk Budi daya Sayuran

Sistem pertanian hidroponik memanfaatkan bekas air wudhu.(Sariagri/Arief L)

Editor: M Kautsar - Senin, 25 Oktober 2021 | 17:50 WIB

Sariagri - Pertanian hidroponik menjadi solusi bagi urban farming. Model pertanian ini banyak bermunculan ketika pandemi tiba.

Metode ini umumnya dimanfaatkan sebagai solusi atas ketahanan pangan. Di beberapa tempat, metode tanam berbasis air ini juga bisa menjadi solusi untuk mendapat tambahan pundi-pundi rupiah.

Dalam sistem ini, ada campuran nutrisi berbeda yang diberikan berdasarkan apa yang diproduksi tanaman menjadi bagian penting. Ada campuran nutrisi untuk produksi daun, untuk bunga, dan untuk buah.

Misalnya, untuk tanaman sayuran berdaun hijau, seperti daun selada, campuran nutrisi yang direkomendasikan yaitu Fertamax Grow A & B, diproduksi oleh CleanGrow. Opsi lain yang bisa Anda pilih, seperti Root Organics, GH FloraNova, Botanicare, dan banyak lagi.

Dilaporkan Krishijagran ada lima alasan mengapa metode ini banyak dipakai dan bisa menjadi penambah wawasan Sobat Agri untuk segera membuatnya. Nah, berikut ada lima alasan mengapa sistem pertanian menggunakan air ini punya beberapa keunggulan.

Menghemat ruang

Tumbuh secara vertikal adalah cara termudah untuk memperluas lahan pertanian. Bahkan secara horizontal, hidroponik memiliki efisiensi ruang karena akarnya tidak perlu menyebar mencari nutrisi seperti yang mereka lakukan dalam sistem pertanian tanah, sehingga tanaman dapat ditanam lebih dekat satu sama lain.

Hemat air

Hidroponik membutuhkan air secara signifikan lebih sedikit daripada pertanian tanah. Hal ini membuat sistem ini menjadi solusi yang lebih layak untuk pertanian di lingkungan kering, atau di daerah di mana salinitas tanah yang berlebihan telah membuat tanah tidak subur untuk ditanami.

Mengurangi penyakit

Pertanian tanah kerap dilakukan di tempat terbuka. Kondisi ini bisa mengakibatkan paparan hama, gulma, dan penyakit di luar kendali  para petani.  Tapi, saat sistem pertanian hidroponik berjalan di dalam ruangan, lingkungan sepenuhnya dikendalikan, sehingga hama dan penyakit adalah masalah yang dapat diabaikan.

Hasil lebih tinggi

Dengan model bercocok tanam secara vertikal, hasil per meter persegi dari metode tanam berbasis air ini jauh lebih tinggi dari pada sistem pertanian berbasis tanah.

Membangun sistem pangan lokal

Hidroponik sangat produktif dan tidak membutuhkan banyak ruang. Walhasil, hidroponik bisa dimanfaatkan warga daerah perkotaan yang padat penduduk, gurun makanan, atau daerah lain di mana orang tidak memiliki akses mudah ke makanan sehat.

Video Terkait