Langka, 'Tanaman Penis' Asal Indonesia Mekar untuk Pertama Kali di Belanda dalam 25 Tahun Terakhir

Tanaman 'Penis' asal Indonesia mekar di Belanda (india)

Penulis: Rashif Usman, Editor: Tatang Adhiwidharta - Jumat, 29 Oktober 2021 | 13:10 WIB

Sariagri - Tanaman penis langka, mekar di sebuah kebun raya di kota Leiden, Belanda, untuk pertama kalinya dalam hampir 25 tahun. Tanaman yang disebut amorphophallus decus-silvae memiliki tinggi hampir 2 meter terlihat mekar pada 19 Oktober di Leiden Hortus Botanicus.

Uniknya, 'tanaman penis' hanya mekar sekali setiap 20 tahun dan para ahli percaya bahwa tanaman ini sudah ketiga kalinya mekar dalam sejarah tanaman langka di Eropa.

Menurut laman Hortus Botanicus, Leiden, 'tanaman penis' berasal dari pulau Jawa, Indonesia. Tanaman ini terkenal sulit tumbuh dan membutuhkan lingkungan yang sangat hangat, hanya cukup lembab.

Mengutip dari India, saat mekar, 'tanaman penis' mengeluarkan bau busuk yang menyengat seperti daging busuk. Meski menyengat, banyak orang yang bergegas untuk melihat sekilas tanaman langka itu.

'Tanaman penis' awalnya ditanam pada tahun 2015 oleh seorang tukang kebun Belanda di Hortus Botanicus Leiden. Ia dirawat dengan hati-hati oleh para sukarelawan selama enam tahun sebelum akhirnya muncul awal pekan lalu.

Baca Juga: Langka, 'Tanaman Penis' Asal Indonesia Mekar untuk Pertama Kali di Belanda dalam 25 Tahun Terakhir
Terkuak! Ini yang Membuat Tumbuhan Putri Malu Bergerak jika Disentuh

Terakhir kali, salah satu 'tanaman penis' mekar di Leiden Hortus Botanicus pada tahun 1997, dan itu merupakan tanaman yang berbeda. Rogier van Vugt, seorang manajer rumah kaca, mengatakan kepada perusahaan media Belanda Omroep West bahwa nama tanaman 'amorphophallus' diterjemahkan sebagai 'penis tak berbentuk' dalam bahasa Inggris.

"Tetapi dengan sedikit imajinasi, Anda benar-benar dapat melihat penis di dalam tanaman," kata van Vugt.

"Ini sebenarnya adalah batang yang panjang, dan di atasnya adalah batang arum yang khas dengan urat. Dan di tengahnya ada spadix putih tebal," tambahnya.

Video Terkait