Brimato, Metode Persilangan Sayuran Tomat dan Terung

Brimato, Metode Persilangan Sayuran Tomat dan Terung (Twitter/@icarindia)

Editor: Dera - Jumat, 29 Oktober 2021 | 17:10 WIB

Sariagri - Brimato adalah tanaman hibrida cangkok ganda yang lahir dengan mencangkok tomat dan terung. Cara yang digunakan ialah dengan okulasi yang merupakan proses yang melibatkan penyatuan bagian-bagian tanaman melalui regenerasi jaringan. Bagian tanaman yang berfungsi sebagai akar, menjadi stok dan bagian yang ditambahkan di atas yang lain disebut batang atas.

Ilmuwan dari Indian Council of Agricultural Research’s Indian Institute of Vegetable Research (ICAR-IIVR) di Varanasi, Uttar Pradesh, percaya bahwa teknik yang digunakan untuk mengembangkan brimato akan berguna di daerah perkotaan dan pinggiran kota. Mengingat bahwa ruang untuk menanam sayuran sangat sedikit.

Terobosan budidaya akan memfasilitasi penanaman lebih banyak sayuran di ruang yang lebih kecil di daerah semi-perkotaan. Teknik ini dimaksudkan untuk menghemat biaya dan meningkatkan ketersediaan sayuran.

Budidaya brimato

Melansir News18, proses budidaya brimato dilakukan dengan menggunakan beberapa bibit terung yang berumur 25 sampai 30 hari. Menguraikan metode pengembangannya, lembaga penelitian pertanian di situsnya menambahkan, bibit tomat yang berumur 22 hingga 25 hari juga digunakan.

Setelah proses penyambungan selesai, bibit di tempatkan dalam kondisi yang terkendali, di mana suhu, kelembaban dan cahaya dipertahankan pada tingkat optimal selama lima sampai tujuh hari pertama.

Selanjutnya, selama lima sampai tujuh hari berikutnya, mereka di letakan di tempat teduh parsial. Setelah 15 hingga 18 hari penyambungan, tanaman dibawa ke ladang di mana para ilmuwan memberi mereka pupuk yang memadai. Perawatan dilakukan untuk menghilangkan tunas yang tumbuh di bawah titik okulasi pada tanaman. Setelah tanaman berakar di lapangan, butuh waktu dua bulan hingga 70 hari agar terong dan tomat mulai berbuah di tanaman.

Baca Juga: Brimato, Metode Persilangan Sayuran Tomat dan Terung
Bukan Hanya Bebek, Tanaman Ini Juga Ternyata Dapat Bertelur

Tanaman asli atau tanaman induk yang digunakan untuk okulasi adalah varietas hibrida yang disempurnakan dari terung Kashi Sandesh dan varietas tomat yang ditingkatkan, Kashi Aman. Mereka dicangkokkan ke batang bawah terung yang disebut IC 111056.

Ilmuwan IIVR mengembangkan brimato setelah demonstrasi lapangan yang sukses dari tanaman bernama "Pomato" yang menghasilkan kombinasi kentang dan tomat.