Penelitian: Konsumsi Jamur Bantu Kurangi Risiko Depresi

Ilustrasi jamur shitake. (Foto: Unsplash)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Selasa, 23 November 2021 | 12:40 WIB

Sariagri - Jamur merupakan salah satu makanan paling misterius di planet ini. Spora buah jamur menurut ilmu pengetahuan, menyediakan beberapa manfaat kesehatan yang paling kuat dari setiap makanan alami yang bisa kita makan.

Studi sebelumnya telah mengidentifikasi senyawa pelawan kanker dalam jamur, dan studi terbaru menemukan bahwa makan jamur bisa menurunkan risiko depresi.

Para peneliti dari Penn State University mengumpulkan data lebih dari 24.000 orang dewasa Amerika antara tahun 2005 dan 2016, untuk menentukan bagaimana diet jamur berkorelasi dengan kesehatan mental dan tingkat depresi.

Hasil penelitian menyebutkan, jamur mengandung beberapa senyawa bioaktif yang bisa mengurangi kecemasan. Beberapa di antaranya termasuk B12, antioksidan, agen anti-inflamasi, dan faktor pertumbuhan saraf. Studi tersebut menyimpulkan bahwa konsumsi tinggi nutrisi ini berkorelasi dengan insiden depresi yang lebih rendah.

"Jamur adalah sumber makanan tertinggi dari asam amino ergothioneine — dan anti-inflamasi yang tidak dapat disintesis oleh manusia. Konsumsi jamur dengan kadar tinggi dapat menurunkan risiko stres oksidatif, yang juga dapat mengurangi gejala depresi," kata Djibril Ba dalam sebuah pernyataan, yang dikutip thebeet.com.

Baca Juga: Penelitian: Konsumsi Jamur Bantu Kurangi Risiko Depresi
Obat dari Jamur Parasit Ini Diklaim Bisa Membunuh Sel Kanker 40 Kali Lebih Efektif



Dia menambahkan bahwa mengganti daging merah dengan jamur dapat memberikan lebih banyak manfaat kesehatan mental. Beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa perubahan pola makan berpotensi menjadi faktor utama dalam membatasi risiko gangguan kesehatan mental seperti depresi dan kecemasan.

Video Terkait