Ekstrak Jahe Efektif Kurangi Serangan Hama Thrips pada Selada Hidroponik

Ilustrasi - Jahe salah satu bahan minuman fungsional. (Pixabay)

Editor: Reza P - Sabtu, 4 Desember 2021 | 21:00 WIB

Sariagri - Jahe memiliki banyak minyak esensial, dan zingiberene adalah zat utama yang ditemukan di dalamnya yang terkait dengan aktivitas insektisida tanaman. Para ilmuwan kemudian tertarik melakukan penelitian untuk membuktikan penggunaan ekstrak jahe pada selada hidroponik sebagai alternatif pengendalian hama thrips.

Mengutip dari lamam hortidaily, percobaan dilakukan dalam rancangan acak kelompok, dengan lima perlakuan dan empat kali ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah konsentrasi ekstrak air 0%, 20%, 40%, 60%, dan 80% berat per volume. Setelah 45 hari disemai, ekstrak tanaman jahe diterapkan pada tanaman selada setiap tujuh hari.

Para peneliti kemudian melakukan pengamatan populasi thrips menggunakan perangkap perekat yang dipasang di atas setiap petak percobaan seminggu sekali sampai panen. Selain itu, berat massa segar, tinggi pucuk, dan kejadian kerusakan langsung pada tanaman selada dievaluasi.

Pada pemantauan thrips, tidak ada perbedaan yang menunjukkan keseragaman tingkat populasi di antara paket selada yang diuji. Sedangkan untuk evaluasi berat dan massa segar, tanaman selada tidak terpengaruh oleh penerapan konsentrasi ekstrak air jahe.

Baca Juga: Ekstrak Jahe Efektif Kurangi Serangan Hama Thrips pada Selada Hidroponik
Jarang Ada yang Tahu, Ini 7 Hama yang Menyerang Tanaman Jahe

Namun, tanaman selada dengan pemberian konsentrasi ekstrak jahe 60% dan lebih tinggi menunjukkan kerusakan tanaman yang terendah dibanding selasa lainnya. hasil ini membuktikan bahwa semakin tinggi konsentrasi larutan jahe yang diberikan, maka semakin sedikit serangga yang makan atau yang merusak tanaman.

Oleh karena itu para peneliti menyimpulkan, penggunaan ekstrak tanaman jahe pada selada hidroponik bisa menjadi alternatif yang menjanjikan untuk mengurangi serangan hama thrips pada selada.

 

Video Terkait