Benarkah Mangga Cocok Dimasukkan dalam Menu Diet?

Ilustrasi buah Mangga. (Pixabay)

Editor: M Kautsar - Senin, 13 Desember 2021 | 16:20 WIB

Sariagri -Menurunkan berat badan tentu saja berkaitan dengan asupan makanan ke dalam tubuh. Salah satu yang dianggap patut dimakan kala diet adalah buah-buahan.

Buah yang dimakan saat diet biasanya mengandung rasa asam seperti jeruk, apel, pepaya dan lainnya. Menikmati buah-buahan pun banyak ragamnya, ada yang dibuat jus, smoothies atau dimakan begitu saja.

Nah, bagaimana dengan buah mangga? Dilansir dari berbagai sumber, buah asli Asia Selatan ini memiliki rasa manis ketika sudah matang.

Di Indonesia terdapat sejumlah jenis mangga seperti mangga madu, mangga arumanis, mangga alpukat dan mangga golek.

Mangga merupakan buah yang bebas lemak, bebas kolesterol, dan garam. Nutrisi  seperti vitamin C dan A, zat besi dan potasium dalam buah ini memang bagus untuk tubuh. 

Apakah buah ini baik untuk diet? Mangga bisa membantu menurunkan berat badan dengan catatan dimakan dalam batas kalori yang ditentukan. Artinya, jangan jadikan mangga sebagai makan utama saat sarapan, makan siang dan makan malam.

Secangkir mangga dengan berat 165 gram mengandung kurang dari 100 kalori. Sedangkan mangga berukuran sedang dengan berat 200 gram memiliki kalori sekitar 150 Klal.

Ketika sedang diet, buah mangga sebaiknya dijadikan camilan di malam hari. Gantilah camilan seperti keripik atau gorengan dengan buah mangga.

Buah mangga juga dapat dikonsumsi setengah jam sebelum berolahraga. Sebanyak 100 gram mangga mengandung 15 gram karbohidrat dan 14 gram gula yang berfungsi sebagai penambah energi.

Baca Juga: Benarkah Mangga Cocok Dimasukkan dalam Menu Diet?
Manfaat Brokoli, Bisa Tingkatkan Imun Hingga Atasi Masalah Persendian

Selain itu, mangga yang sudah manis sebaiknya tidak perlu dijadikan jus karena dapat menghilangkan seratnya. Tidak hanya itu, hindari juga jus mangga kemasan. Cara terbaik menikmati mangga saat diet adalah memakannya secara utuh.

Berikutnya, mangga tidak boleh dikonsumsi dengan makan siang. Alasannya, kalori yang dimakan bersamaan dengan makan siang dapat bertambah.

Video Terkait