Sentra Buah Durian di Kudus Ditetapkan Sebagai Desa Wisata

Kegiatan Gebyar Ngunduh Duren di Desa Margorejo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Minggu (19/12/2021). (Antara/Akhmad Nazaruddin Lathif)

Editor: Arif Sodhiq - Senin, 20 Desember 2021 | 06:00 WIB

Sariagri - Desa Margorejo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah merupakan penghasil buah durian terbesar di daerah itu. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Kudus, menetapkannya sebagai desa wisata.

Selain menjadi sentra buah durian, Desa Margorejo juga memiliki atraksi wisata "Gebyar Ngunduh Duren". Atraksi ini merupakan pesta gunungan berisi aneka hasil pertanian warga desa setempat, salah satunya buah durian.

Bupati Kudus Hartopo berharap setelah penetapan itu, Desa Margorejo benar-benar termotivasi untuk mengembangkan diri menjadi desa sentra durian sehingga bisa menarik minat warga luar daerah.

"Ingat durian ingat Pelang yang merupakan wilayah penghasil durian di Desa Margorejo," ujarnya.

Dengan ditetapkannya sebagai desa wisata, Desa Margorejo harus bisa menunjukkan kepada masyarakat luas areal tanaman duriannya sehingga kelak dibuka wisata petik durian secara langsung dari pohonnya.

Apalagi, setelah ditetapkan sebagai desa wisata diusulkan bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Jateng yang bisa dimanfaatkan untuk penambahan jumlah pohon durian.

Baca Juga: Sentra Buah Durian di Kudus Ditetapkan Sebagai Desa Wisata
Distan Aceh Kembangkan Budi daya Agrowisata Durian Seluas 10 Hektare

Kepala Desa Margorejo Sumir Khan menambahkan pihaknya sudah menanam 1.000 bibit pohon durian, sehingga lima tahun mendatang sudah bisa menggelar wisata petik buah durian langsung dari pohon.

"Kami juga bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus untuk mencari pohon durian yang memang asli Desa Margorejo. Nantinya akan diperbanyak untuk ditanam di Dukuh Pelang dan dukuh lainnya untuk mendukung desa ini sebagai sentra durian," katanya.

Video terkait:

Video Terkait