Sulit Dibudidayakan, Subang Gandeng IPB Kembangkan Nanas Simadu

Petani Subang menunjukkan Nanas Simadu. (Antara/Ali Khumaini/dok)

Penulis: Arif Sodhiq, Editor: Nazarudin - Rabu, 29 Desember 2021 | 07:00 WIB

Sariagri - Nanas Simadu merupakan salah satu buah khas Kabupaten Subang. Jawa Barat. Pemkab Subang menggandeng Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IPB University dalam pembudidayaan buah itu.

Wakil Bupati Subang Agus Masykur mengatakan pihaknya mendukung penelitian dan rencana kerja sama dengan LPPM IPB dalam upaya pengembangan pembudidayaan Nanas Simadu Subang. Dia berharap dengan metode hasil penelitian IPB, pada panen nanas nanti 60 persen akan menghasilkan Nanas Simadu.

Pembudidayaan Nanas Simadu Subang terbilang sulit. Dalam 1 hektare lahan, para petani hanya mendapatkan 2-6 buah Nanas Simadu.

Penelitian LPPM IPB, kata dia, nantinya akan bisa mengedukasi para petani nanas, khususnya terkait penanaman Nanas Simadu sehingga simbol Subang sebagai Kota Nanas khususnya Simadu terbukti.

"Ke depan juga diharapkan hasil dari penelitian itu dapat ditindaklanjuti untuk dijadikan program Dinas Pertanian," katanya.

Sementara itu perwakilan LPPM IPB Prayoga mengatakan pihaknya telah mempresentasikan hasil dari penelitian yang telah dilakukan tim serta mahasiswa pascasarjana terkait pembudidayaan Nanas Simadu Subang selama IPB Goes To Fields (IGTF).

Baca Juga: Sulit Dibudidayakan, Subang Gandeng IPB Kembangkan Nanas Simadu
Dinamika Budi Daya Nanas Lokal yang Berjuang Tembus Pasar Ekspor Dunia

Dia menyebutkan tujuan dari penelitian itu untuk menganalisa Nanas Simadu dan non-Simadu Subang serta isolasi karakterisasi mikroorganisme endorit akar pada Nanas Simadu dan non-Simadu.

Pihaknya berharap Pemkab Subang mendukung demplot 1-4 hektare lahan untuk mencoba konsorsium, sehingga pertumbuhan Nanas Simadu bisa berlimpah. 

Video terkait:

Video Terkait