Inovatif! Petani Milenial Asal Aceh Ciptakan Produk Mi Hijau dari Sayuran Hidroponik

Mi hijau, produk buata petani milenial asal Aceh (Dok.Pribadi)

Penulis: Rashif Usman, Editor: Arif Sodhiq - Minggu, 2 Januari 2022 | 10:00 WIB

Sariagri - Seorang petani milenial asal Aceh, Muhammad Al Faraby SKM (25) atau biasa dipanggil Obi menciptakan produk mi hijau dari sayuran hidropoonik.

"Awalnya ada beberapan sayuran yang belum terjual, terus saya coba bikin produk turunannya mulai dari keripik, nugget, es krim dan terakhir coba mi. Pas lihat haslnya kok rasanya enak. Selain enak, waktu pas coba di posting peminatnya ternyata banyak," kata Obi kepada Sariagri.id.

"Setelah posting hari pertama, banyak peminatnya ada pesanan 10 kilo, tapi yang mampu dikerjakaan saat itu masih 5 kilo karena masih menggunakan peralatan yang sederhana," sambungnya.

Dalam pembuatan mi hijau, Obi mengatakan menggunakan bahan-bahan alami tanpa pengawet, seperti sari pati sayuran, tepung terigu protein tinggi, telur dan garam.

"Kita ga pernah pake penyedap, pengawet pewarna dan bahan kimia lainnya, jadi murni ini semua alami," ujarnya.

Obi,  <a target='_BLANK' href='//sariagri.id/tags/37747/petani-milenial'>petani milenial</a>  asal Aceh Tamiang (Dok.Pribadi)
Obi, petani milenial asal Aceh Tamiang (Dok.Pribadi)

Kini, semakin banyak minta para pembeli untuk membeli produk mi hijau tersebut. Sejak September 2021 lalu, Obi sudah memproduksi kurang lebih 1 hingga 2 ton mi hijau.

Baca Juga: Inovatif! Petani Milenial Asal Aceh Ciptakan Produk Mi Hijau dari Sayuran Hidroponik
Manfaatkan Perkarangan Rumah, Pemuda Ini Sukses Bertani Hidroponik Raup Jutaan Rupiah per Bulan

Obi mejelaskan awalnya menciptakan produk mi hijau hanya belajar otodidak melalui internet dan media sosial. Sedangkan, pemasaran ia banyak menjual produknya tersebut ke konsumen langsung. Dalam sebulan, ia mengakui bisa meraup omset hingga jutaan rupiah.

"Alhamdulillah kalau mi ini kadang-kadang penjualannya bisa lebih tinggi dari pada sayur, kalau total omset penjualannya bagus itu diantara Rp8 juta sampai 10 juta," pungkasnya.

Video Terkait