Menguntungkan! Begini Cara Berjualan Sayur Keliling

Ilustrasi sayuran (Pexels)

Penulis: Rashif Usman, Editor: Tatang Adhiwidharta - Senin, 3 Januari 2022 | 16:10 WIB

Sariagri - Berjualan sayur keliling dinilai memang sangat prospektif dan menguntungkan dengan biaya yang relatif kecil. Namun, usaha ini juga memiliki risiko kerugian yang besar pula, mengingat jenis sayuran merupakan komoditi yang mudah rusak dan layu jika harus disimpan dalam waktu lama.

Cara berjualan sayur keliling menarik bagi para pemula yang ingin memulai suatu usaha, menekuni bisnis ini. Namun, agar mendapatkan keuntungan besar dari berjualan sayur keliling, maka diperlukan strategi yang tepat.

Begini cara berjualan sayur keliling

Survei Tempat Usaha

Pertama-tama kamu harus survei lokasi tempat berjualan sayur. Pada area padat pemukiman coba untuk menanyakan pada warga sekitar apakah di daerah tersebut sudah ada pedagang sayur keliling.

Selain itu, cek kepadatan pemukim pada area yang dituju. Semakin kamu mengenal lokasi mana yang paling cocok untuk dijadikan tempat jualan, maka berjualan sayur keliling akan lebih mudah dan cepat untung.

Kenali Jenis Sayuran yang Akan Dijual

Setelah menentukan wilayah berjualan, penting untuk memahami jenis sayuran yang akan dijual. Kamu bisa belajar kepada mereka yang sudah terlebih dahulu sukes dalam usaha sayur keliling, tentu dengan wilayah yang berbeda.

Mengenali jenis sayur akan memudahkan kita dalam memperhitungkan berapa margin keuntungan karena sayur memiliki profit besar ketika masih segar, namun akan mengalami penurunan harga tawar ketika mulai layu.

Sayuran hijau seperti bayam, kangkung, dan sejenisnya umumya tidak tahan lama hanya bertahan 1 hari. Sementara jenis lainnya, seperti kentang, mentimun dan bawang memiliki daya tahan yang lebih lama, sehingga sayuran tersebut bisa dibeli dalam jumlah banyak terutama saat harga cenderung rendah.

Persiapkan Kendaraan

Untuk memulai cara berjualan sayur keliling ada berbagai macam kendaraan yang bisa kamu gunakan, mulai dari gerobak dorong, sepeda motor, sepeda, bahkan mobil bak terbuka.

Sesuaikan peralatan yang dibutuhkan dengan metode jualan yang akan dijalankan. Apabila menggunakan sepeda motor, maka kamu perlu membuat kerangka dari kayu atau bambu yang dibuat di bagian jok belakang.

Belanja Kebutuhan dan Berjualan

Ketika semua peralatan sudah siap, saatnya memulai usaha jualan sayur keliling. Awalnya, kamu bisa berbelanja sayur segar di psar pada pukul 3 malam, bahkan beberapa pasar buka lebih awal. Buat catatan selengkapnya dengan menyesuaikan dana yang dimiliki, sebelum berbelanja.

Baca Juga: Menguntungkan! Begini Cara Berjualan Sayur Keliling
Bisa Dicoba Nih, 4 Cara Mudah Menanam Sayuran di Lahan Sempit

Setelah keperluan belanja sudah selesai, kamu bisa memulai menyusun sayuran tersebut pada kendaraan yang sudah disiapkan. Sebagai pedagang baru, kamu perlu memperkenalkan usaha tersebut kepada para pembeli.

Selain itu, berperilaku ramah dan pandai berbicara saat berinteraksi adalah salah satu kunci awal untuk lebih cepat mendapatkan pelanggan. Jangan pernah putus asa dalam kondisi apapun, sebab akna banyak rintangan yang dihadapi kedepannya.

Video Terkait