Berperan Penting dalam Upaya Konservasi Alam, Leonardo DiCaprio Diabadikan sebagai Nama Spesies Tanaman Baru

Leonardo DiCaprio namanya diabadikan dengan nama tanaman. (Fox)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Senin, 10 Januari 2022 | 20:20 WIB

Sariagri - Nama Aktor kondang, Leonardo DiCaprio diabadikan sebagai nama spesies tanaman yang baru ditemukan. Pohon tropis dari Hutan Ebo di Kamerun, Afrika Tengah diberi nama Uvariopsis DiCaprio, sebagai penghargaan terhadap aktor film Don't Look Up (2021), yang menurut para peneliti telah berperan penting dalam upaya konservasi alam.

Pohon tersebut merupakan "spesies tanaman yang baru pertama dideskripsikan pada tahun 2022." Tim peneliti internasional mempublikasikan penemuan rinci mereka dalam sebuah makalah di PeerJ. Beberapa tanaman seperti anggrek yang tumbuh dalam kegelapan total, bunga bakung “voodoo” merah muda, bunga "kembang api yang meledak", dan jamur gigi langka ada di antara lebih dari 200 tanaman yang ditemukan ilmuwan dari seluruh dunia pada tahun 2021, demikian mengutip theswaddle.com.

Para ilmuwan khawatir, masih banyak tanaman yang belum sempat ditemukan tapi sudah mengalami kepunahan. Apalagi, sebuah studi pada 2020 menemukan bahwa 40% spesies tumbuhan dunia menghadapi risiko kepunahan akibat eksploitasi lingkungan oleh manusia. Padahal tanaman itu merupakan banyak harta karun keanekaragaman hayati dan bermanfaat baik secara medis maupun ekologis.

"Masih ada ribuan spesies tanaman dan mungkin jutaan spesies jamur di luar sana yang tidak kita ketahui. Habitat alami tempat mereka tumbuh, terutama hutan, semakin cepat dihancurkan oleh kita manusia tanpa mengetahui apa yang ada di sana," ujar Martin Cheek dari Royal Botanical Gardens, Kew di Inggris, kepada BBC News.

Menurut studi tahun 2020, hampir empat miliar orang mengandalkan obat-obatan herbal sebagai sumber utama perawatan kesehatan mereka, Ironisnya 723 spesies yang digunakan untuk pengobatan sudah terancam punah.

Bukan hanya sebagai obat, Beberapa waktu lalu para peneliti menemukan tanaman tembakau liar di Australia berpotensi sebagai "insektisida alami" karena bisa menjebak dan membunuh serangga. Baca Juga: Berperan Penting dalam Upaya Konservasi Alam, Leonardo DiCaprio Diabadikan sebagai Nama Spesies Tanaman Baru
Langka, 'Tanaman Penis' Asal Indonesia Mekar untuk Pertama Kali di Belanda dalam 25 Tahun Terakhir



Tanaman itu bisa berfungsi sebagai "agen kontrol biologis" untuk membunuh agas jamur dan serangga lain yang tidak diinginkan di dalam rumah kaca. Pohon ini adalah alternatif pengganti pestisida dan insektisida berbasis kimia.

Para ahli percaya bahwa ancaman utama bagi spesies tanaman adalah perusakan habitat liar untuk dialihfungsikan sebagai lahan pertanian. Selain itu, mereka percaya spesies invasif, urbanisasi dan pembangunan, polusi, dan krisis iklim semuanya berkontribusi terhadap ancaman tersebut.

Video Terkait