Awas! Terlalu Banyak Makan Blueberry Bisa Menyebabkan Hal Ini

Ilutrasi buah blueberry. (pixabay)

Editor: Dera - Minggu, 16 Januari 2022 | 09:30 WIB

Sariagri - Blueberry atau buah dengan nama latin cyanococcus adalah buah berwarna biru yang disukai karena kelezatannya. Berasal dari Amerika Selatan, tumbuhan semak yang masuk dalam genus Vaccinium ini kini mulai ditanam di berbagai negara dan menjadi salah satu buah super karena kandungan yang berkhasiat bagi kesehatan.

Blueberry adalah sumber yang baik dari sejumlah vitamin, mineral, antioksidan, flavonoid, serat makanan dan fitokimia. Senyawa ini bermanfaat bagi kesehatan, bahkan untuk kulit dan rambut.

Namun, meskipun blueberry adalah buah yang aman dan memberikan banyak manfaat, ada beberapa efek samping dari makan terlalu banyak blueberry. Alih-alih menyehatkan, memakan terlalu banyak buah ini justru dapat menimbulkan dampak negatif.

Melansir Good Health All,  berikut sejumlah dampak kesehatan yanh diakinatkan terlalu banyak mengonsumsi blueberry, antara lain:

1. Serat berlebih tak baik bagi kesehatan

Blueberry adalah sumber serat makanan yang memberikan banyak manfaat seperti mengatur pergerakan usus, meredakan sembelit, menjaga kesehatan sistem pencernaan, menyerap kolesterol jahat, menjaga kesehatan sistem kardiovaskular, membantu dalam pengelolaan berat badan dan banyak lagi manfaat lainnya.

Kehadiran serat makanan dalam blueberry membuatnya sangat bermanfaat bagi kesehatan, tetapi serat yang berlebih juga berdampak buruk. Kelebihan serat makanan dapat menyebabkan ketidaknyamanan perut, masalah pencernaan seperti kembung, perut kembung, diare, dan lainnya. 

Kelebihan serat juga dapat menghambat penyerapan nutrisi oleh usus. Karena risiko ini terkait dengan serat tinggi, disarankan untuk makan blueberry dalam jumlah sedang.




2. Efek samping overdosis vitamin K

Blueberry adalah sumber Vitamin K yang baik dan makan satu cangkir blueberry menyediakan sekitar 29 mikrogram Vitamin K. Vitamin K adalah nutrisi penting yang memainkan peran penting dalam menjaga tubuh tetap sehat. Ia juga melakukan sejumlah fungsi dalam tubuh seperti mengatur pembekuan darah, meningkatkan kepadatan tulang dan membuat tulang kita lebih kuat, mengurangi risiko kanker dan memberikan manfaat kardiovaskular.

Meskipun memberikan banyak manfaat, dosis vitamin K terlalu tinggi dapat menimbulkan beberapa efek samping. Sepert kesulitan menelan, pernapasan tidak teratur, pingsan, sesak napas, ruam kulit, peningkatan risiko pendarahan internal dan memar, dll.

Selain itu, blueberry juga tidak cocok untuk individu yang menggunakan obat antikoagulan karena Vitamin K yang ada dalam blueberry dapat mengganggu fungsi obat antikoagulan dan meningkatkan risiko pendarahan.

3. Daun blueberry dapat menyebabkan Hipoglikemia

Bagi penderita diabetes disarankan untuk tidak menggunakan daun blueberry sebagai suplemen obat diabetes. Ini karena mengkonsumsi daun blueberry dapat menurunkan kadar gula darah kita ke tingkat yang sangat rendah yang dapat menimbulkan hipoglikemia yang dapat diidentifikasi dengan gejala umum seperti penglihatan kabur, gugup mendadak, kulit pucat, sakit kepala, berkeringat, sulit berpikir atau berkonsentrasi hingga  kehilangan kesadaran.

Konsumsi blueberry dalam porsi sexukupnya bermanfaat bagi orang yang menderita diabetes karena melepaskan gula secara perlahan ke dalam aliran darah dan tidak menyebabkan peningkatan kadar gula darah secara tiba-tiba.

Karenanya, bagi penderita diabetes lebih baik berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter dan makan blueberry sesuai anjuran dokter.

4.Terlalu banyak blueberry tidak aman untuk wanita hamil

Blueberry adalah sumber yang baik dari sejumlah vitamin, mineral, antioksidan, flavonoid, fitokimia, dll. Dan keberadaan senyawa ini membuat blueberry sangat bermanfaat bagi wanita hamil. Secara umum, blueberry adalah buah yang aman untuk dikonsumsi selama kehamilan tetapi untuk sisi amannya, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter.

Makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh ibu hamil berperan penting dalam menentukan tumbuh kembang yang tepat bagi bayi dalam kandungan, termasuk sang ibu. Untuk itu, menjadi penting untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum menambahkan apa pun dalam menu makanan, termasuk blueberry.

5. Terlalu banyak blueberry tidak baik untuk ibu menyusui

Konsumsi blueberry dalam jumlah sedang aman dan bermanfaat bagi ibu hamil tetapi konsumsi blueberry yang tinggi harus dihindari. Hal ini karena meskipun blueberry merupakan sumber yang baik dari sejumlah vitamin, mineral, antioksidan, fitokimia, flavonoid, karotenoid, terlalu banyak dari beberapa senyawa ini buruk bagi kesehatan dan ada beberapa efek samping yang terkait dengannya.

6. Blueberry dan operasi Baca Juga: Awas! Terlalu Banyak Makan Blueberry Bisa Menyebabkan Hal Ini
Cocok untuk Diet, Ini 5 Buah yang Mengandung Banyak Air



Blueberry mengandung jumlah tinggi salisilat yang bertindak sebagai pengencer darah alami. Selain itu, Vitamin K yang ada dalam blueberry melarutkan bekuan darah. Karena sifat-sifat blueberry ini, mereka tidak cocok untuk individu yang dijadwalkan untuk menjalani operasi.

Dianjurkan untuk berhenti mengonsumsi blueberry setidaknya dua minggu sebelum jadwal operasi karena jika tidak, luka operasi mungkin membutuhkan waktu yang sangat lama untuk sembuh ( karena sifat pengencer darah dari blueberry)

Video Terkait