Inspiratif, Pemkot Yogya Gencarkan Pertanian Sayur Kampung Perkotaan

Warga memanen sayur yang ditanam di wall plant. Meski kota makin padat, semangat bertani di Kota Yogya tak pernah surut. (Foto Istimewa)

Editor: M Kautsar - Senin, 17 Januari 2022 | 21:30 WIB

Sariagri - Pemerintah Kota Yogya melalui Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kota Yogyakarta terus menggencarkan pemanfaatan lahan-lahan kecil di perkampungan kota sebagai kebun keluarga atau kebun kampung.

Pertengahan pekan lalu, DPP Kota Yogya meresmikan kebun Kelompok Tani Sumber Rejeki di Kelurahan Gowongan, Kecamatan Jetis, Kota Yogya sebagai kebun percontohan warga yang disuport langsung oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) DPP Kota Yogya.

Membudidayakan tanaman buah-buahan dan sayuran, kebun ini sudah dimulai sejak tahun 2016 secara pribadi oleh suami istri bernama Suroto.  

“Warga ada 10 orang yang membantu bercocok tanam di kebun saya ini. Lalu PPL merasa tertarik dan intensif dalam mendukung kegiatan kita. Kebun yang kita miliki dikembangkan dan terus didampingi sehingga menjadi perhatian banyak pihak dan menjadi lebih baik. Tahun 2020 sampai ada tinjauan pertama kali oleh Wakil Walikota Yogyakarta," jelas Suroto, baru-baru ini.

Suroto sangat berterimakasih dengan fasilitas dari PPL DPP Kota Yogya berupa pupuk, peralatan pertanian, dan sumur yang tadinya tidak berfungsi dibenahi dan diberikan pompa.

“Sehingga dapat difungsikan untuk lorong sayur hingga 100 meter di kampung kami,” kata Suroto.

Sementara itu, di Kampung Notoprajan, Kelurahan Notoprajan, Kecamatan Ngampilan pekan lalu juga sukses melakukan panen sayur dengan memanfaatkan lahan kosong di kampung yang cukup padat itu.

Hasil panenan berupa aneka sayuran, seperti kangkung, bayam, kenikir dan lain-lain akan dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan gizi keluarga warga Kampung Notoprajan. 

Kepala Bidang Linmas Satpol-PP Kota Yogyakarta Suwarna menuturkan bahwa salah satu kegiatan dalam panca tertib adalah membangun budaya tertib lingkungan di mana masyarakat diajak berperilaku membuang sampah pada tempatnya, memanfaatkan sampah untuk dipilah dan diolah, serta mewujudkan lingkungan yang asri melalui penanaman pohon dan sayuran di wilayahnya.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari penegakan Perda Kebersihan yang dilakukan secara pre-emtif melalui pemanfaatan lorong kampung untuk ditanami sayuran dan agar tidak menjadi tempat pembuangan sampah atau pembakaran sampah,” kata Suwarna, kemarin.

Suwarna menyampaikan bahwa dalam berkegiatan selalu bersinergi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang lain seperti saat ini dengan Dinas Pertanian dan Pangan dalam pemanfaatan lahan kosong untuk pertanian dan perikanan. Selain itu, pihaknya juga bekerjasama dengan perguruan tinggi dan dunia usaha.

“Pengelolaan pemanfaatan lahan dilakukan dengan siklus berkelanjutan dimana terdapat masa penyiapan lahan, masa tanam, masa merawat hingga masa panen. Mudah-mudahan ke depannya bisa menjadi destinasi wisata yang menyajikan kegiatan panen raya dan olahan hasil panen. Wisatawan yang kami bidik adalah komunitas atau siswa sekolah,” harap Suwarna

Dalam kegiatan panen juga hadir Endah Dwi Dinyastuti Mantri Pamong Praja Kemantren Ngampilan yang menyampaikan apresiasi pada pelopor ketertiban Kampung Notoprajan yang telah bersama warga bekerja keras menanam sayur di sepanjang gang kampung.

“Penggunaan media wall plant dengan memanfaatkan dinding gang untuk budidaya sayuran merupakan langkah tepat dalam mewujudkan hunian yang hijau dan asri,” urai Endah.

Endah juga berharap hasil panen bisa dimanfaatkan untuk kegiatan pemenuhan gizi keluarga bagi warga kampung, terutama untuk ibu hamil, ibu menyusui dan ibu yang memiliki anak balita agar anak bisa tumbuh kembang dengan baik dan tidak stunting.

Sementara Alimin Koordinator Forum Kampung Panca Tertib Notoprajan melaporkan bahwa dalam pelaksanaan kegiatan selalu bermitra dengan berbagai komponen masyarakat seperti PKK, RW, RT dan Pemuda/Karang Taruna.

Baca Juga: Inspiratif, Pemkot Yogya Gencarkan Pertanian Sayur Kampung Perkotaan
Mengenal Buah Kerikau yang Langka dan Sulit Ditemukan di Indonesia

“Kami berupaya mewujudkan hunian yang hijau dan asri melalui kegiatan pembudayaan ketertiban berbasis lingkungan berupa tertib membuang sampah, mengolah sampah dan menanam sayur,” ungkap Alimin.

Kegiatan panen sayur diawali dengan pemotongan sayur oleh Mantri Pamong Praja Ngampilan dan Kepala Bidang Linmas Satpol-PP Kota Yogyakarta, Lurah Notoprajan serta para tamu undangan.

Video terkini:

Video Terkait