Intip Yuk, Sederet Tanaman Herbal yang Bisa Mempercantik Ruangan

Ilustrasi - Tanaman herbal.(Pixabay)

Editor: Dera - Selasa, 18 Januari 2022 | 18:40 WIB

Sariagri - Agar terlihat asri dan cantik, rumah tidak harus selalu ditanami tanaman hias. Saat ini, tak sedikit para pekebun rumahan menambahkan tanaman herbal dalam lanskap mereka.

Bukan hanya menambah keindahan, hadirnya tanaman herbal juga bisa memberi manfaat tambahan dalam hal kesehatan keluarga. Tidak hanya di pekarangan, kabar baiknya, tanaman ini juga bisa tumbuh subur di dalam ruangan. Syaratnya pun sederhana, selama mereka cukup cahaya dan memiliki tanah yang dikeringkan dengan baik.

Tanaman seperti lavender, basil, chamomile  rempah-rempah seperti jahe dan kunyit adalah sejumlah tanaman herbal yang dapat tumbuh dengan baik, bahkan di dalam ruangan.

Melansir Gardening Know How, menumbuhkan taman obat di dalam ruangan sedikit lebih menantang daripada di luar ruangan, tetapi itu bisa dilakukan. Triknya adalah dengan meniru kondisi luar ruangan sebanyak mungkin.

Tempatkan kebun ramuan obat di dekat jendela yang cerah, seperti menghadap ke selatan atau barat, jauh dari ventilasi pemanas dan suhu yang ekstrem. Lima jam matahari sehari sangat ideal. Namun selama musim dingin, berikan tanaman 14 hingga 16 jam sehari cahaya tambahan dari lampu neon atau lampu LED.

Untuk tanah, gunakan tanah yang baik yang ditempatkan pada wadah dengan banyak lubang drainase. Berikan pupuk ringan setiap beberapa bulan, agar nutrisi tanaman tercukupi. Untuk tanaman obat, penyiraman secara berkala penting. Lakukan penyiraman setiap tanah terlihat agak mengering.

Untuk meningkatkan kelembapan di sekitar tanaman, semprotkan setiap hari, atau letakkan wadah di atas nampan kerikil. Saat musim panas tiba, pindahkan tanaman herba ke luar ruangan dan bawa kembali sebelum musim dingin.

Berikut jenis tanaman herbal yang cocok ditanam dalam ruangan:

Chamomile Jerman (Matricaria chamomilla)

Tanaman ini adalah tanaman tahunan yang membutuhkan 5-6 jam sinar matahari sehari atau 12 -16 jam cahaya buatan. Bunga keringnya digunakan dalam teh yang menenangkan untuk meredakan ketegangan dan kecemasan.

Kemangi (Ocimum basilicum)

Basil atau kemangi juga ditanam sebagai tanaman tahunan dan akan tumbuh dengan baik di dalam ruangan. Berikan sinar matahari selama enam jam, sebaiknya dari jendela yang menghadap ke selatan.

Tanaman Ini membutuhkan tanah yang kaya nutrisi. Karenanya, berikan pupuk organik secara teratur. Daun kemangi dapat digunakan sebagai teh untuk meredakan masalah perut, gangguan pencernaan, dan sembelit.

Lavender (Lavandula)

Tanaman ini banyak dipilih karena aromanya yang menenangkan dan digunakan sebagai obat untuk menyembuhkan sakit kepala dan insomnia, dan untuk meredakan ketegangan.

Agar tumbuh baik, berikan sinar matahari sebanyak mungkin dari jendela yang menghadap ke selatan. Meskipun toleran kekeringan, sebaiknya lakukan penyiraman secara teratur. Untuk mendapatkan khasiat maksimal, panen bunga di pagi hari saat minyak berada pada titik tertinggi. Daun dan bunga lavender kerap digunakan dalam teh, bunga rampai, dan sachet.

Rempah-rempah

Jenis tanaman herbal ini dapat ditanam di dalam ruangan dengan menanam rimpang di tanah sedalam 2 inci. Beli rimpang di toko kelontong atau dari pembibitan online dan potong-potong dengan dua atau tiga kuncup.

Baca Juga: Intip Yuk, Sederet Tanaman Herbal yang Bisa Mempercantik Ruangan
Thyme, Ramuan Herbal yang Efektif Menurunkan Gejala Hipertensi

Saat dedaunan muncul, pindahkan ke jendela yang cerah. Jaga agar tanah tetap lembab tetapi tidak basah. Pindahkan ke luar saat cuaca menghangat tetapi pastikan untuk membawanya kembali saat suhu turun hingga 50 derajat F (10 C).

Jahe adalah anti-inflamasi dan penguat kekebalan tubuh. Kunyit, kerabat jahe, adalah anti-inflamasi dan antioksidan dengan banyak manfaat bagi kesehatan.

Video Terkait