Ini 3 Nutrisi yang Terkandung dalam Buah Delima

Buah delima sudah digunakan sebagai bagian dari pengobatan tradisional selama lebih dari 3 ribu tahun. Salah satu manfaat delima adalah terbukti meningkatkan efektivitas topikal tabir surya. (Pixabay.com/armennano)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Jumat, 21 Januari 2022 | 16:10 WIB

Sariagri - Buah delima, terkenal sebagai superfood yang memiliki sederet manfaat. Buah satu ini memiliki diameter sekitar 5-12 cm dengan sekitar 667 biji di dalamnya.

Ada beberapa jenis delima yang biasa digunakan sebagai obat, yaitu delima putih, merah, susu wantah, serta delima hitam.

Di Indonesia, delima antara lain banyak ditemukan ditanam di daerah Jawa, Madura, Sumatera, dan Nusa Tenggara. Penanamannya biasanya dilakukan di pekarangan sebagai tanaman hias. Sedangkan asal delima yaitu dari Kawasan Asia Tengah (Iran), Afghanistan, hingga area pegunungan Himalaya.

Delima memiliki berbagai zat gizi yang bermanfaat bagi tubuh, di antaranya mengandung vitamin C yang setara dengan 40% kebutuhan vitamin C harian orang dewasa. Selain itu masih banyak pula kandungan nutrisi lainnya yang terkandung dalam buah bernama latin Punica Granatum ini.

Tak hanya buahnya, bagian tanaman delima lainnya seperti bunga, akar, daun, biji, dan kulitnya juga bisa digunakan. Rebusan bunga delima kerap digunakan sebagai obat gingivitis/radang selaput lendir gusi, dan epistaxis. Sedangkan bijinya bermanfaat untuk kesehatan hati (liver), ginjal, serta mengatasi gangguan jantung.

Di balik banyaknya manfaat delima, perlu diperhatikan pula jumlah delima yang dikonsumsi, terutama pada orang dengan kondisi-kondisi tertentu. Salah satu fungsi buah delima yakni bisa menurunkan tekanan darah, oleh karena itu bagi anda yang cenderung memiliki tekanan darah rendah atau sedang mengonsumsi obat penurun tekanan darah sebaiknya tidak memakan delima dalam jumlah banyak.

Berikut ini 3 kandungan nutrisi dalam buah delima:

1. Senyawa antioksidan

Flavonoid yang terkandung di dalam sari buah delima kaya dengan anti karsinogenik yang merupakan senyawa antioksidan. Fungsinya yakni mencegah radikal bebas serta sel-sel tubuh yang rusak. Selain itu senyawa antioksidan juga mencegah penyumbatan pembuluh darah arteri yang diakibatkan oleh kolesterol. Dengan demikian, tubuh akan terhindar dari penyakit jantung, kanker kulit, dan kanker prostat

2. Vitamin C

Berperan untuk mengobati sariawan, skorbut, ataupun gusi berdarah. Disarankan untuk mengonsumsi buah delima sebanyak satu butir per harinya selama pengobatan.

3. Senyawa polifenol

Berfungsi menghambat kerusakan jaringan pada hati. Sementara itu kandungan polifenol pada delima yang sudah dibuat dalam bentuk jus juga dapat melawan aterosklerosis dan peradangan pembuluh darah, serta dapat menurunkan tekanan darah.

Video Terkait



Baca Juga: Ini 3 Nutrisi yang Terkandung dalam Buah Delima
Minum 5 Jus Buah Ini Untuk Hilangkan Biang Keringat dengan Cepat